Suryanto. | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Warga Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, mengembangkan ekowisata dengan memanfaatkan kearifan lokal. Hal tersebut teungkap saat media visit bersama Mitra Bentala, Rabu 29/12/ 2021
Kepala Desa Braja Harjosari, Suryanto, mengatakan, ekowisata di desanya digagas pada saat Bupati Chusnunia Chalim (Nunik).
Ia menambahkan, ekowisata di Desa Braja Hajosari menyesuaikan dengan sumber daya alam tanpa mengubah tatanan maupun bentuk desa tersebut.
“Misalnya ada Sungai Way Penet, kami buat paket wisata susur Way Penet,” kata dia.
Jika beruntung, kata Suryanto, wisata susur Way Penet, pengunjung dapat memfoto satwa di sepanjang sungai seperti ular, kancil, dan sebagainya.
Menurutnya, wisata Desa Braja Harjosari dibuka untuk wisata edukasi bagi pelajar dan masyarakat.
Ketika musim panen buah-buahan, tambah Suryanto, dibuka wisata perkebunan, seperti wisata jambu kristal, wisata semangka, wisata melon, dan wisata panen cabai.
Ia menjelaskan, warga desa juga memanfaatkan lahan kosong untuk menjadi sirkuit balap motor dan padang sabana.
“Kami sudah melaksankan event sebanyak lima kali. Satu bulan Sebelum event dimulai ada peningkatan ekonomi masyarakat dan pada hari penyelenggaran merekrut 100 pemuda yang dibayar Rp100 ribu per hari,” ujarnya. [Sugiono]
