Calon Wakil Walikota Metro Ahmad Mufti Salim saat mengecat asbes milik warga | Wartalampungid

Wartalampung.id, Kota Metro – Ibu-Ibu di Kota Metro sempat heran ketika melihat calon wali kota Ahmad Mufti Salim sedang mengecat selembar asbes milik warga yang kebetulan didatangi Ketua Umum DPW PKS Lampung itu.
Mereka heran Mufti Salim bisa-bisanya mengecat asbes. Sebab, yang mereka tahu, Mufti Salim adalah calon wali kota, lulusan kampus ternama di luar negeri, dan empat periode menjadi anggota dewan.
Menjawab keheranan itu, Mufti Salim bilang, ia lama nyantri di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Di pesantren, kata Mufti Salim, ia biasa mengerjakan apa saja yang diperintahkan guru-guru di pondok. Termasuk urusan mengecat.
“Mudah ini mah, cuma selembar juga. Di pesantren dulu hampir tiap hari ada saja yang disuruh kiai kami untuk dikerjakan. Jadinya sudah biasa,” kata Mufti Salim kepada wartalampung.id hari ini.
Penyandang gelar Lc dari Universitas Islam Madinah dan MA dari Universitas Kebangsaan Malaysia itu tak canggung mengecat warna biru asbes milik warga. Beberapa ibu melihat calon wali kota mereka itu asyik mengecat. Mereka juga bertanya-tanya seputar pribadi Mufti Salim.
Baca: Demi Jalan Tak Berlubang, Mufti Salim Siapkan Unit Reaksi Cepat
“Enggak nyangka aja, wong calon wali kota kok mau-maunya ngecat asbes,” kata salah seorang ibu.
Sebagai ustaz, kebisaan Mufti Salim yang lain tentu saja mengajar, berceramah, dan mengisi khotbah.
Apalagi kalau didapuk memimpin hadoroh, yasinan, dan tahlil.
“Ya itu sudah keseharian waktu di pondok dan sampai sekarang,” kata Mufti Salim.
Tuh ibu-ibu, kalau ada asbes atau pagar yang mau dimintai tolong cat ke Mufti Salim, ya silakan. Asal…..[Parman]
