Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA menyambut baik permintaan dari LL Dikti Wilayah II. Permintaan itu adalah Teknokrat didorong untuk segera membuka program pascasarjana.
Hal itu dikemukakan Rektor usai acara wisuda Teknokrat tahap II tahun 2021 di Gelanggang Olahraga DR HM Nasrullah Yusuf kampus setempat.
Nasrullah mengatakan, pihaknya siap menyambut tantangan itu. Dengan jumlah doktor yang akan bertambah tahun depan, ia yakin program magister akan bisa segera direalisasikan.
Meski demikian, ia mengatakan, membutuhkan waktu untuk benar-benar merealisasikan impian itu.
Yang jelas, kata lulusan University of Michigan, Amerika Serikat itu, program studi yang siap untuk menjadi magister adalah berkaitan dengan komputer.
“Mungkin sisi manajemen ilmu informatika dan komputer. Karena itu salah satu program studi andalan kami. Semoga tahun depan sudah kami mulai proses perizinannya,” kata Nasrullah.
Nasrullah mengatakan, sejauh ini ia memang menitikberatkan pada penguatan kualitas program studi S-1 yang ada. Barulah jika dinilai semua sudah kokoh dan mantap, melangkah ke program magister.
Lagipula, ujar Nasrullah, jika dihitung resmi kampus menjadi universitas, usianya belum begitu lama. Namun, jika merujuk pada beberapa sekolah tinggi cikal bakal Universitas Teknokrat Indonesia, memang sudah memungkinkan.
Dan karena ilmu komputer yang menjadi salah satu penopang utama, kata Nasrullah, program studi atau jurusan inilah yang paling memungkinkan dibuatkan program pascasarjananya.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menambahkan, program magister memang sudah menjadi impian manajemen kampus dan pihak yayasan.
Dengan adanya masukan dari LL Dikti Wilayah II dan melihat kebutuhan di lapangan, tahun depan pihak kampus akan merealisasikan. Yang utama, kata Mahathir, adalah perihal perizinan.
Ia juga berharap tahun depan jumlah dosen yang disekolahkan ke jenjang S-3 bisa bertambah sehingga menjadi kekuatan kampus dalam merealisasikan program magister.
Mahathir menyampaikan pihaknya sudah mempunyai tiga doktor. Tahun depan akan bertambah enam doktor lagi. Dan tahun depan juga ada beberapa dosen yang disekolahkan program doktoral. []
