Berita Foto Advertorial

Mahasiswa PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Pelatihan Bela Negara di Brigif 4 Marinir/BS

Mahasiswa PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Pelatihan Bela Negara di Brigif 4 Marinir/BS

Pelatihan Bela negara mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di Brigif 4 Marinir/BS.| Dokumentasi

Pelatihan Bela negara mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di Brigif 4 Marinir/BS.| Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bela negara sebagai kewajiban dasar bagi setiap warga negara yang penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban kepada negara dan bangsa.

Mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang memiliki kewajiban untuk melakukan pembelaan negara yang disesuaikan dengan perannya sebagai agen perubahan dan agen pembangunan.

Kegiatan bela negara bagi mahasiswa Indonesia diperlukan untuk pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi ancaman, seperti; penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, bencana alam, konflik antarmahasiswa dan penyebaran penyakit menular.

Kegiatan bela negara bagi mahasiswa baru menjadi pionir implementasi bela negara pada level perguruan tinggi di Indonesia.

Pelatihan bela negara mahasiswa diselenggarakan, karena semakin besar tantangan yang dihadapi bangsa dan semakin kompleks ancaman sebagai akibat dari perkembangan global.

Arus globalisasi dan modernisasi memberikan pengaruh yang besar terhadap identitas bangsa, bahkan dapat mengancam budaya bangsa sehingga mahasiswa Indonesia sebagai kader terdidik harus mengambil peran aktif melalui mahasiswa bela negara.

Ancaman dari luar maupun ancaman dari dalam dapat ditangkal, apabila generasi muda mempunyai rasa nasionalisme dan kecintaan kepada tanah air yang kuat untuk melindungi dan membela negara dengan wawasan intelektual yang dimiliki.

Mahasiswa sebagai kader muda dan terdidik, berkewajiban melindungi dan membela negara sesuai dengan amanah UUD 1945.

Kenyataannya, semakin berkembang dan maraknya arus globalisasi dunia, membuat sebagian mahasiswa terpesona oleh perkembangan global, sehingga mereka secara tidak sadar melalaikan kewajiban untuk melindungi dan membela negaranya dari ancaman yang datang.

Untuk itu Himpunan mahasiswa Teknik Komputer dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Pelatihan Bela Negara di Marines Eco Park Brigif 4 Marinir/BS pada tanggal 28 November 2021 yang diikuti oleh 115 mahasiswa.

Dalam kegiatan ini Mayor Marinir Halilintar Joyo Laksono Komandan Kompi Markas Brigif 4 Marinir/BS memberikan materi kepada Himpunan Mahasiswa tentang peran penting mahasiswa dalam bela negara.

Dalam materinya sebagai mahasiswa memiliki kewajiban untuk ikut membela negara sesuai dengan profesinya. Sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 Pasal 27 ayat (3) bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.

Untuk membela negara jangan memandang suku, ras dan agama, dan sebagai generasi penerus wajib memiliki jiwa Pancasila. Umtuk menjaga keutuhan dan keamanan negara sudah menjadi tugas bersama antara masyarakat sipil, TNI dan Polri.

Tugas sebagai mahasiswa dalam membela negara adalah harus menunjukan prestasi yang gemilang mengharumkan nama negara dan almamater tempat membina ilmu. Selain itu juga mahasiswa harus menjauhi penyalahgunaan narkoba, dan paham-paham radikalisme.

Kegiatan ini dibuka oleh Auliya Rahman Isnain, M.Sc. Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik & Ilmu Komputer.

Auliya menyampaikan bahwa kegiatan bela negara bagi mahasiswa diperlukan untuk pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi ancaman, seperti; penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, bencana alam, konflik antar mahasiswa.

Pelatihan bela negara mahasiswa diselenggarakan, karena semakin besar tantangan yang dihadapi bangsa dan semakin kompleks ancaman sebagai akibat dari perkembangan global.

Arus globalisasi dan modernisasi memberikan pengaruh yang besar terhadap identitas bangsa, bahkan dapat mengancam budaya bangsa sehingga mahasiswa sebagai kader terdidik harus mengambil peran aktif melalui mahasiswa bela negara.

Mahasiswa adalah Bagian terpenting dalam menentukan arah bangsa kedepan sehingga perlu ditanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengungkapkan pendidikan bela negara wajib bekali pada awal perkuliah, sangat mendukung kegiatan dan setiap tahunnya selalu dilaksanakan bagi mahasiswa baru.

Harapannya semua materi yang diberikan tersampaikan dan dapat dilaksanakan oleh mahasiswa yang mengikutti kegiatan bela negara.  []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda