Arung jeram. | Dokumentasi FAJI

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Arung Jeram akan dilaksanakan pada 5 sampai dengan 10 Desember 2021 mendatang dan Kabupaten Way Kanan terpilih sebagai tuan rumah.
Rencananya kejuaraan ini dilakukan di sungai Way Besai, Desa Bonglai Kecamatan Banjit.
Kegiatan ini diikuti oleh lontingen dari 14 provinsi dan 55 tim dengan kategori tim utra terdiri dari Youth Man 9 tim, Junior Man (10), Open Man (10), Master Man (3).
Sementara pada kategori putri terdiri dari Youth Woman 5 tim, junior woman (9), Open Woman (7), dan Master Woman (2).
Ajang bergengsi arung Jeram ini diadakan setiap tahun untuk menunjang keberhasilan tiap daerah dalam pembinaan atlet Arung Jeram.
Edwin, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Way Kanan menyatakan dirinya siap menyukseskan acara dan mempersiapkan segala sesuatunya demi hajat nasional ini berjalan dengan lancar.
Kejuaraan arung Jeram ini merupakan salah satu tolok ukur keikutsertaan atlet suatu Daerah dalam Pra-PON maupun PON.
Ini juga merupakan tolok ukur kesuksesan pembinaan prestasi arung jeram di tiap provinsi.
Kegiatan tersebut akan diikuti oleh atlet nasional dari tiap provinsi.
Menurut Edwin yang juga Kabid Pariwisata Way Kanan, kegiatan Kejurnas Arung Jeram di Way Kanan akan berdampak pada ekonomi warga dan mendongkrak pariwisata.
Secara langsung lokasi kegiatan arung jeram akan memberikan dampak positif pada ekonomi warga sekitar.
Warga bisa berjualan dan menyewakan rumahnya untuk penginapan peserta. Acara ini juga bisa menjadi ajang promosi pariwisata alam di kabupaten Way Kanan.
Kejurnas Arung Jeram ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang disusun oleh PB FAJI berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh IRF (International Rafting Federation). []
