Penghargaan Payungi kepada penggerak kampung pengangguran. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kota Metro – Tiga tahun sudah Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) Kota Metro hadir di tengah masyarakat Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat.
Sebagai pasar kreatif, Payungi banyak memberikan dampak positif bagi warga, terutama dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat.
Sebagai ruang kreatif, Payungi telah melahirkan banyak program yang banyak memberikan ruang untuk pemuda, mahasiswa dan komunitas kreatif untuk mengekspresikan karya dan pengetahuan yang dimiliki.
Tanggal 28 Oktober 2021, Payungi tepat berusia 3 Tahun. Dalam peringatan 3 Tahun Payungi, banyak rundown yang sukses diselesaikan dengan maksimal bertema “Gotong Royong untuk Negeri”.
Rentetan acara dikemas dengan menarik dan kreatif sebagai hasil dari kolaborasi dengan pemuda kreatif yang tergabung dalam sebuah komunitas, mahasiswa dan warga Yosomulyo.
Berbagai acara di antaranya adalah Pidato kebudayaan yang disampaikan oleh Taufiq Renaldi, Penganugerahan Payungi Award yang diberikan kepada penggerak kampung pengangguran Kota Metro Saiful.
Kok pengangguran dikasih penghargaan? Rupanya pengangguran yang dimaknai di sini adalah usaha buah budi daya buah anggur. Bukan mereka yang menganggur lantaran tak punya kerjaan.
Lainnya event adalah gelaran kreasi kuliner mahasiswa, tumpengan, akustik live dan serangkaian agenda .remonial.
Dalam peringatan 3 Tahun ini, Payungi ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat. Seperti Payungi Award.
Penghargaan yang diberikan kepada salah satu penggerak kampung wisata di Kota Metro ini diharapkan bisa memberi motivasi kepada masyarakat agar lebih intens dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
Lalu ada pidato kebudayaan yang bertujuan untuk menularkan semangat kegotongroyongan kepada anak muda, komunitas dan warga untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi sesama.
Serta agenda lain yang tentunya bertujuan untuk memberikan ruang ekspresi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pergerakan Pasar Yosomulyo Pelangi. []
