Berita Foto Ruwajurai Kota Metro

Genetika Warga Kota Metro Memang Kreatif

Genetika Warga Kota Metro Memang Kreatif

Wali Kota Metro Wahdi. | wartalampung.id

Wali Kota Metro Wahdi. | wartalampung.id

Wartalampung.id, Metro – Genetik orang Kota Metro memang kreatif. DNA warga Kota Metro dipercaya memang demikian. Sehingga banyak kreasi yang dilakukan warganya dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada.

Salah satu buktinya adalah Pasar Yosomulyo Pelangi atau lebih akrab disebut Payungi yang tiga tahun lalu diinisiasi Generasi Pesona Indonesia atau Genpi Lampung. Salah satu tokoh utamanya adalah dosen IAIN Metro Dharma Setyawan.

Demikian disampaikan Wali Kota Metro Wahdi saat peluncuran Kampus Desa Emas yang diinisiasi anggota DPD RI Abdul Hakim, Ahad, 31/10/2021 di Payungi.

Kampus Desa Emas juga menggandeng Payungi University sebagai mitra.

Wahdi mengatakan, indeks pembangunan manusia Kota Metro sudah setara dengan Bandar Lampung. Kampus yang banyak di kota ini memberikan banyak pilihan kepada warganya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Khusus tentang kreativitas warga, Wahdi mengatakan, genetik warga Metro memang kreatif. Wajar kalau dari Payungi University ini sudah melahirkan dua puluhan pasar-pasar lain di kabupaten dan kota lain di Lampung.

Payungi adalah pasar mingguan yang diinisiasi emak-emak warga Yosomulyo. Mereka saban minggu menggelar pasar dengan rumah dan gang di sekitar Jalan Kedondong yang dihias dengan rupa-rupa lukisan atau mural.

Dan ditambah dengan spot foto yang Instagramable. Selain itu masih ada wahana outbound yang dibuat di antara gang-gang Yosomulyo. Flying fox di sini disukai anak-anak.

Wahdi ingin Kampus Desa Emas yang digagas Abdul Hakim bisa sinergi dengan Payungi dan entitas lain yang sudah berkembang.

Sehingga kemajuan Kota Metro makin pesat dan kesejahteraan warganya makin meningkat. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda