Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Sakyah, Pemulung di Bandar Lampung yang Ingin Punya Usaha Bahan Pokok

Sakyah, Pemulung di Bandar Lampung yang Ingin Punya Usaha Bahan Pokok

Sakyah. | Fadilla Qamilia

Sakyah. | Fadilla Qamilia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Umur yang sudah tidak lagi muda, dan sempitnya lapangan pekerjaan membuat Sakyah (50 tahun) menjalani profesi sebagai pemulung selama 34 tahun.

Bertempat tinggal di Bakung, Telukbetung Timur, Sakyah mengatakan memutuskan untuk memulung karena merasa tidak bisa jauh dari anaknya.

“Ya mau kerja yang lain bukan gak bisa, karena takut jauh sama anak. Kalau kaya gini kan bebas mau pulang ke rumah kapan aja,” ujar Sakyah kepada wartalampung.id, Selasa, 12/10/2021.

Jam kerja memulung yang tidak tentu tidak membuat Sakyah mengeluh dan merasa lelah.

“Kadang dari pagi sampai siang hari, kadang juga dari pagi hingga malam. Capek ya capek, cuma ya gimana kan kalo ga usaha kita ga bisa makan,” tutur Sakyah.

Walaupun penghasilannya tidak banyak, Sakyah bersyukur. Penghasilannya cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Alhamdulillah walaupun gak nentu tapi tiap hari masih bisa makan. Paling besar pernah dapet Rp50 ribu, pernah dapet juga Rp20 ribu. Gak nentu,” tutur Sakyah.

Pandemi Covid-19 juga memiliki dampak bagi profesi sakya, terlebih di awal masa pandemi.

“Di awal corona itu yang sulit karena kita semua diharuskan untuk di rumah saja atas kebijakan pemerintah. Tapi sekarang alhamdulillah mulai membaik,” jelas Sakyah.

Sakyah juga mempunyai mimpi menjadi seorang pengusaha toko sembako.

“Kalo impian pasti ada, saya dari dulu mau banget punya usaha toko sembako cuma belum tercapai,” jelas Sakya.

Ia berharap masa depan anak-anaknya bisa sukses serta sehat dan semua cita-cita anak nya tercapai.[Fadilla Qamilia, Mahasiswi Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda