Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Sumardi Pedagang Sekoteng di Bandar Lampung, Tak Tahu Keluarga Karena Sejak Kecil di Panti Asuhan

Sumardi Pedagang Sekoteng di Bandar Lampung, Tak Tahu Keluarga Karena Sejak Kecil di Panti Asuhan

Sumardi. | Kurniati

Sumardi. | Kurniati

Wartalampung.id – Bandar Lampung – “Sekoteng… sekoteng hangat diminum malam hari, ” teriak pemuda itu sambil mendorong gerobak jualannya di tengah-tengah dinginnya angin malam.

Sumardi nama lengkapnya. Pria berusia 35 tahun asal Kota Bandar Lampung ini sudah hidup sendiri sepanjang usianya.

Sudah 4 tahun lamanya sumardi menggantungkan hidup dengan berjualan sekoteng.

Ia bercerita kepada wartalampung. Id sampai saat ini dia masih hidup sendiri. Ia berkata, ejak kecil ia sudah sendiri. Swtelah dewasa pun belum menikah.

Orang tua Sumardi sudah lama meninggalkannya. Sumardi juga tidak mengetahui di mana kerabatnya karena sejak kecil ia sudah berada di panti asuhan.

Saat ini Sumardi tinggal di rumah milik orang lain sambil menjaga kebun dan membersihkan rumah tersebut.

Sehari-hari pendapatan Sumardi tidak menentu. Ditambah sejak adanya PPKM membuat pelanggan Sumardi surut.

Sumardi mulai berjualan dari pukul 19.00- 01.00 WIB. Ia berjualan keliling di sekitaran Rajabasa-Jalan Pramuka.

Tidak ada keahlian lain membuat Sumardi hanya bisa berjualan sekoteng untuk keperluan hidupnya.

Sumardi bercita-cita ingin menemukan orang tuanya jika uang yang dikumpulkannya sudah banyak.

“Saya mau mencari orang tua,” katanya.

Sumardi juga menambahkan, ia ingin tahu bagaimana mereka sekarang. Ia mengaku merindukan keluarga. [Kurniati, Mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda