Berita Foto Bisnis

Pempek Colet Warung Rain di Kolam Renang Pahoman, Asli Racikan Wong Palembang, Produk Sampai Kroasia

Pempek Colet Warung Rain di Kolam Renang Pahoman, Asli Racikan Wong Palembang, Produk Sampai Kroasia

Pempek Colet Warung Rain. | Fadilla Qamilia

Pempek Colet Warung Rain. | Fadilla Qamilia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ditengah persaingan yang ketat dan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh lapisan masyarakat rupanya tidak menyurutkan asa Redha (37 tahun) pemilik usaha Warung Rain untuk tetap bisa beradaptasi.

Redha tetap berinovasi untuk menciptakan olahan makanan yang inovatif sehingga terciptalah kuliner pempek colet yang menjadi ikon Warung Rain.

Warung Rain sendiri memiliki stan yang beralamat di Jalan Nusa Indah, Rawalaut, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Lampung 35212. Dekat dengan Kolam Renang Pahoman.

Redha menjelaskan ia dan sang istri memulai usaha rumahan secara online sejak 2 tahun belakangan hingga memiliki stan pribadi pada bulan Agustus 2021.

Redha mengatakan, awalnya ini usaha rumahan. Suatu waktu ia melihat peluang dagang di area sin.

Karena Redha sering nongkrong di sini, beberapa pedagang menyampaikan belum ada yang berdagang pempek.

Karena istrinya wong Palembang, Redha kemudian memberanikan diri membuka gerai di sini.

“Akhirnya ya pempek colet itu yang jadi ikon Warung Rain,” tutur Redha kepada Wartalampung.id, Kamis, 30/9/2021.

Dibanderol dengan harga Rp2.500 hingga Rp15 ribu, rlRedha juga menjelaskan apa itu pempek colet dan berbagai menu lainnya yang tersedia di Warung Rain.

“Yang biasa itu pempek panggang. Kalau ini bukan. Jadi lenjer panjang itu dipotong beberapa bagian dan tengahnya dibelah lalu diisi dengan bumbu panggang. Bumbu panggangnya beda dari yang lain dan punya ciri khas tersendiri. Di sini juga tersedia pempek adaan, telur, dan kapal selam,” jelas Redha.

Sangat mengesankan, pempek Warung Rain ternyata sudah pernah melakukan pengiriman ke negara Kroasia.

“Alhamdulillah pernah kirim pempek ke Kroasia sebanyak 12 kg, pesanan Dubes RI untuk Kroasia Sjachroedin ZP,” tutur Redha.

Warung Rain juga pernah diberi kesempatan untuk mengikuti pameran UMKM Lampung yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata.

“Bersyukur diberi kesempatan menjadi 1 dari 10 UMKM yang dipilih untuk mengikuti pameran tersebut. Jadi perwakilan kuliner pempek ya Warung Rain yang dipanggil,” kata Redha.

Tidak hanya memproduksi olahan pempek, Redha menjelaskan bahwa Warung Rain juga menerima pesanan kue lapis legit dan maksuba khas Palembang.

“Iya berkah buat saya karena punya istri asli Palembang. Jadi open PO lapis legit, makjo, dan maksuba yang sangat laris selama pandemi. Karena lapis legit terbuat dari 30 butir telur ya jadi mungkin bisa untuk menambah imun tubuh.”

Mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar juga pernah order.

Dari usaha ini Redha meraup omzet hingga Rp9 juta per bulan. Redha memberi tips dan pesan untuk anak muda yang ingin memulai usaha.

“Memanfaatkan relasi yang kita punya itu sangat penting. Karena dari sekolah belasan tahun hingga kuliah saja sudah banyak relasi kita. Jadi manfaatkan sebaik mungkin. Juga tetap harus kreatif sehingga orang tertarik. Jangan takut produk enggak laku karena semua pasti ada risikonya. Jangan ragu mencoba,” tutup Redha. [Fadilla Qamilia, Mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda