Wahrul Fauzi Silalahi di Desa Rulung Mulya, Natar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Rulung Mulya – Kedatangan Ketua DPD Partai Nasdem Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi di Desa Rulung Mulya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, hari ini membuat warga berlinang air mata.
Namun, air mata yang mengalir bukan pertanda kesedihan.Mereka menangis karena bahagia.
Bahagia lantaran kedatangan anggota DPRD Lampung itu membawa kabar gembira.
Jembatan di Dusun Jelujur desa setempat yang bertahun-tahun kondisinya parah, akan berubah wujud menjadi kokoh dan permanen.
Pasalnya, Wahrul menegaskan, tahun depan jembatan kokoh dan permanen akan dibangun di dusun itu lewat skema dana APBN.
Kata Wahrul, ia memperjuangkan jembatan itu kepada anggota DPR asal Fraksi Nasdem daerah pemilihan Lampung, Taufik Basari.
Kata Wahrul, Tobas, sapaan akrab Taufik Basari, yang memperjuangkan agar tahun depan jembatan itu jadi direalisasikan. Usai mendengar kabar itu, tokoh setempat, Imron, memberikan pendapat.
Dengan pelantang di tangan, Imron mengatakan, air mata mereka sebenarnya sudah habis di jembatan gantung yang tak layak itu. Bertahun-tahun mereka berswadaya agar jembatan itu bisa dilalui meski tak kokoh.
“Kali ini kami menangis lagi. Tapi tangisan bahagia. Kakak Wahrul ini yang bikin kami bahagia. Tahun depan jembatan yang kami idamkan itu akan dibangun,” kata Imron di balai desa setempat.
Pj Kepala Desa Rulung Mulya Surono mengatakan, pihaknya sudah lama mengidamkan jembatan yang permanen, kokoh, dan mantap. Namun, baru kali ini direalisasikan setelah dikawal Wahrul Fauzi Silalahi dan diperjuangkan Taufik Basari.
Ia berharap tahun depan pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
Wahrul mengapresiasi kebahagiaan warga. Ia senang bisa memberikan manfaat untuk warga setempat.
Kebahagiaan warga tak cukup sampai di situ. Karena merasa sudah dibantu maksimal, mereka kompak membuat surat dukungan untuk Wahrul Fauzi dan Taufik Basari.
“Apa pun hajat Kakak Wahrul dan Tobas pada tahun 2024, kami siap lillahitaala berjuang bersama. Ini wujud komitmen kami karena sudah dengan ikhlas dibantu berjuang agar kami punya jembatan yang layak,” tambah Imron.
Wahrul berharap jembatan itu nantinya memudahkan warga menyalurkan hasil alam ke pasar, memudahkan anak-anak sekolah, dan memberikan akses warga ke daerah lain dengan lebih nyaman. [Sugiono]
