Berita Foto Ruwajurai Tanggamus

771 Anak Ranting Majelis Taklim Almahmudah Se-Tanggamus Dilantik, Seragam Lengkap dari M Saleh Asnawi

771 Anak Ranting Majelis Taklim Almahmudah Se-Tanggamus Dilantik, Seragam Lengkap dari M Saleh Asnawi

M Saleh Asnawi pada pelantikan pengurus ranting Majelis Taklim Almahmudah. | Dokumentasi

M Saleh Asnawi pada pelantikan pengurus ranting Majelis Taklim Almahmudah. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Talang Padang – Sebanyak 771 anak ranting Majelis Taklim Almahmudah dari 16 kecamatan periode 2024-2029 dilantik.

Pelantikan itu dipimpin langsung Ketua Majelis Taklim Almahmudah Tanggamus, Ustazah Istiqomah, di Lamban Bulapis Batang (LBB) Pekon Banding Agung, Talang Padang, Minggu, 25/8/2024.

Dalam sambutannya, Istiqomah menyampaikan, sebanyak 771 pengurus anak ranting yang hadir dalam acara pelantikan dari Kecamatan Pematangsawa, Semaka, BNS, Wonosobo, Kotaagung Barat, Kotaagung, Kotaagung Timur, Gisting, Sumberjo, Gunungalip, Talang Padang, Air Naningan, Ulubelu, Bulok dan Pugung. Sementara untuk 4 kecamatan akan menyusul.

Menurut Istiqomah, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para pengurus baru untuk mengemban amanah, dan berkontribusi aktif guna memajukan majelis taklim di Tanggamus.

Ustazah Istiqomah berujar, semua pengurus dan angota majelis taklim sebelumnya mendapat sedekah seragam lengkap dari M Saleh Asnawi.

“Semoga keikhlasannya memberikan sedekah, seiring dengan keikhlasan kita semua untuk berjuang dan berkontribusi untuk membantu menghantarkan M Saleh Asnawi menjadi bupati Tanggamus,” kata dia.

Pembina Majelis Taklim Almahmudah, Siti Almahmudah Saleh Asnawi, mengucapkan terima kasih kepada semua panitia atas terselenggaranya acara ini.

Ia berharap kepada pengurus dan angota majelis taklim almahmudah bisa membantu memperjuangkan M Saleh Asnawi menjadi bupati Tanggamus.

“Semoga di bawah kepemimpimannya Tanggamus akan maju dan berkembang disegala bidang, masyarakat sejahtera rukun aman dan damai,” katanya.

Sementara itu, M Saleh Asnawi mengatakan, keinginnannya untuk maju menjadi calon bupati berawal dari keprihatinan.

Menurut dia, Tanggamus sebagai tanah kelahirannya tertinggal jauh jika dibandingkan kabupaten lain.

Atas dasar itulah dirinya berkomitmen untuk melakukan perubahan.

Selain keprihatinan itu, dukungan dan doa istri juga ibu dan keluarga, serta doa dan dukungan para ibu-ibu Majelis Taklim Almahmudah serta masyarakat, membangkitkan optimismenya.

Kata Saleh, sumber daya alam Tanggamus melimpah, mulai dari pertanian, perikan dan lainnya tetapi belum tergali optimal.

Karenanya, ia berkomitmen untuk mendatangkan tenaga ahli untuk menggali sumber daya alam tersebut untuk kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, banyak anak-anak yang putus sekolah karena orang tua tidak mampu secara ekonomi. Artinya, kata dia, selama ini perhatian pemerintah daerah di bidang pendidikan belum maksimal. [Afrizal]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda