Yulia Safitri
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Finalis Putra Putri Karya Lampung (PPKL) 2026, Yulia Safitri, resmi mengusung advokasi Sapa (Sadari Pariwisata) sebagai langkah nyata untuk memajukan sektor pariwisata di Provinsi Lampung.
Melalui gerakan ini, Yulia mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan potensi wisata daerah.
Yulia mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti ajang PPKL 2026—mulai dari tahap seleksi administrasi hingga masa karantina—telah memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya mengenai industri pageant yang bergerak di bidang pariwisata.
Selama karantina, para peserta tidak hanya dibekali materi teoretis, tetapi juga mendapatkan pelatihan catwalk langsung dari para pelatih profesional.
Yulia mengatakan, pengalaman paling mengesankan adalah saat malam grand final.
Sesi tersebut benar-benar melatih mental dan keberanian saya untuk melewati berbagai tantangan.
“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga untuk masa depan saya,” ujar Yulia Safitri kepada wartalampung.id hari ini lewat WhatsApp.
Lebih lanjut, Yulia menekankan bahwa seorang pelaku pageant tidak boleh hanya dinilai dari penampilan fisik luar saja.
Menurutnya, aspek penampilan tersebut harus diimbangi dengan wawasan yang luas serta advokasi yang kuat agar mampu membawa perubahan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui program Sapa, Yulia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi di era modern.
Ia mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif menggunakan platform media sosial sebagai sarana mengenalkan keindahan dan keunikan pariwisata Lampung ke kancah yang lebih luas. []

Tinggalkan Komentar Anda