Operasi pasar minyak goreng di Lampung Utara. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kotabumi – Operasi pasar minyak goreng yang digelar Dinas Perdagangan Lampung Utara berakhir ricuh hari ini.
Warga menjarah minyak goreng yang ada di kantor itu. Salah seorang warga pingsan saat insiden.
Ratusan warga yang didominasi perempuan itu mendobrak pintu ruang penyimpanan minyak goreng di Dinas Perdagangan Lampung Utara.
Diduga, warga kesal lantaran pihak dinas menghentikan proses operasi pasar minyak goreng. Padahal, padahal stok minyak masih ada di satu ruangan.
Akibat insiden ini, seorang warga pingsan dan dibawa keluar dari kerumunan.
Awalnya, Dinas Perdagangan bersama Bulog setempat menggelar operasi pasar minyak goreng di tiga titik. Yakni di Pasar Dekon Kotabumi, Pasar Sentral, dan Kantor Dinas Perdagangan.
Namun, baru beberapa saat operasi pasar dibuka, ribuan masyarakat datang dan menyebabkan kerumuman serta situasi tidak terkendali.
Pihak penyelenggara operasi pasar pun langsung menghentikan kegiatan tersebut.
Hendri, Kadis Perdagangan Lampung Utara, mengatakan, operasi pasar minyak goreng digelar dengan Bulog. Pihaknya menjual dengan harga Rp28 ribu per kemasan dua liter. []
