Berita Foto Ruwajurai Kota Metro

Wali Kota Metro Wahdi Buka Program Sanitasi Terpadu di Fasilitas Kesehatan Kerja Bareng YKWS

Wali Kota Metro Wahdi Buka Program Sanitasi Terpadu di Fasilitas Kesehatan Kerja Bareng YKWS

Program Air, Sanitasi dan Kebersihan di Fasilitas Kesehatan di Kota Metro. | Dokumentasi YKWS

Program Air, Sanitasi dan Kebersihan di Fasilitas Kesehatan di Kota Metro. | Dokumentasi YKWS

Wartalampung.id, Metro – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro memulai Program Air, Sanitasi dan Kebersihan di Fasilitas Kesehatan atau WASH in HCF (Water Sanitation and Hygiene in Health Care Facilities).

Program Wash in HCF di Kota Metro dibuka secara resmi oleh Wali Kota Wahdi di ruang rapat rumah dinasnya, Rabu (14/7).

Kegiatan dilakukan menggunakan dua pola yaitu secara virtual dan pertemuan terbatas di ruangan rapat rumah dinas wali kota dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sekitar 100 orang peserta mengikuti pembukaan program secara online dan offline yang berasal dari forum disabilitas, akademisi, anggota DPRD kota Metro, team Penggerak PKK, NGO, organisasi keagamaan, kelompok perempuan, kader kota sehat, jurnalis dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menjelaskan,  program WASH in HCF merupakan kolaborasi antara YKWS dengan Pemerintah Kota Metro yang didukung SIMAVI dan SNV Belanda.

Tujuan program WASH in HCF adalah untuk meningkatkan penyediaan layanan dan infrastruktur air, sanitasi dan kebersihan di fasilitas kesehatan (puskesmas) yang inklusif, yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, maupun anak-anak.

Lokasi Puskemas yang menjadi lokus program WASH in HCF di kota Metro yaitu lokus Puskesmas Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Puskesmas Margorejo Kecamatan Metro Selatan, Puskesmas Iringmulyo Kecamatan Metro Timur, dan Puskesmas Banjarsari Kecamatan Metro Utara.

Pelaksanaan Program WASH In HCF  juga bagian dari upaya untuk mewujudkan tercapainya target pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya pada poin enam.

Selain itu, WASH in HCF yang diselenggarakan di Metro dan Bandar Lampung merupakan pilot project di Indonesia.

“WASH in HCF menjadi pilot project di Indonesia, program ini akan berlangsung selama delapan belas bulan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari  masyarakat dan jurnalis dalam peningkatan layanan. Kami juga akan mendorong agar pembelajaran baik dari pelaksanaan program bisa direplikasikan di seluruh puskesmas di Indonesia, dengan upaya advokasi di Kementerian Kesehatan,” ungkap Febri.

Wali Kota Metro Wahdi mengapresiasi program WASH in HCF yang dilakukan secara kolaboratif. Program ini sejalan dengan visi dan misi pemerintahan Kota Metro periode 2021-2024.

“Program WASH in HCF ini mendukung misi ke-2 yaitu Waras atau mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sosial di Kota Metro, dan yang terpenting bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang prima dan inklusif dari puskesmas,” ungkap Wahdi.

Wali Kota juga mengharapkan dengan adanya program WASH in HCF bisa  menjadikan Metro sebagai center of excellence untuk pelayanan kesehatan yang inklusif di Lampung dan Indonesia. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda