Syukron Muchtar dan Yusuf Efendi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pengurus Pusat Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) Muhammad Syukron Muchtar berdiskusi perihal optimalisasi manajemen pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dengan Ketua Yayasan Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung Yusuf Efendi beberapa waktu lalu.
Syukron mendengar saksama bagaimana LAZDAI Lampung selama ini mengelola dana ziswaf sehingga bisa membantu banyak penerima manfaat. Kata Syukron, ia ingin mendalami peran lembaga zakat dalam pemberdayaan masyarakat.
Sebab, selama ini, potensi ziswaf cukup besar. Tinggal optimalisasi dalam edukasi kepada calon muzaki dan pemberdayaan untuk mustahik.
Syukron mengatakan, LAZDAI Lampung selama ini sudah banyak berkiprah di masyarakat. Program LAZDAI, ujar Syukron, juga bermanfaat untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan.
Syukron menyatakan siap jika diminta LAZDAI menjadi duta agar semakin banyak calon muzaki yang menyalurkan ziswaf ke LAZDAI Lampung. Ia juga siap untuk bersinergi dengan lembaga ini. Syukron mengemukakan keyakinannya jika bersinergi, potensi yang bisa dikelola semakin banyak.
Apalagi selama ini ia cukup aktif berdakwah di banyak kelompok masyarakat dan kelompok pengajian. Syukron menyatakan akan lebih banyak mengambil tema pentingnya ziswaf dalam dakwahnya.
Ia meyakini semakin banyak muzaki, semakin banyak pemberdayaan mustahik yang bisa dilakukan amil zakat. []
