Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan budi daya pembesaran ikan lele di Desa Way Huwi, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jatiagung – Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan budi daya pembesaran ikan lele di Desa Way Huwi, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.
Kegiatan ini dilakukan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Lampung. Pelaksanaan kegiatan yang dimulai pada akhir Oktober 2020 ini diharapkan mampu menjadi bagian kontribusi UML untuk terlibat memberikan solusi atas persoalan peningkatan kesehteraan masyarakat di masa pandemi covid-19.
Apriyanto, warga desa setempat, merasa senang dan banyak berharap dengan program ini kedepa bisa menambah pendapatan dan menopang kehidupan keluarga.
Program ini sebagai wujud pengabdian dosen UML di tengah-tengah masyarakat, bersinergi antara civitas akademika UML bersama-sama memecahkan dan menemukan solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dampak pandemi covid-19 yang sangat dirasakan adalah persoalan ekonomi. Untuk itu, penguatan ketahanan pangan itu sangat penting untuk bisa tetap bertahan hidup bahkan berbagi dengan masyarakat lainnya. Budi daya ikan lele saat ini masih menjanjikan karena kebutuhan akan ikan lele di pasaran sangat tinggi.
Penerapan kolam lele dalam budi daya ini menggunakan kolam terpal bulat diameter 2 dengan menggunakan metode bioflok dan bisa menggunakan lahan sempit dan efesiensi penggunaan air. Ke depan ada harapan, ini bisa terus berkembang. Yang awalnya hanya 1 kolam, bisa bertambah menjadi 2 kolam dan seterusnya.
UML terus konsisten untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, berbagi ilmu, dan berbagi pengalaman untuk kesejahteraan masyarakat Lampung. Demikian rilis yang diterima wartalampung.id hari ini. []
