Pemugaran Pura Dalem. | I Putu Doni Marantino

Wartalampung.id, Sukabayu – Pura Dalem di Desa Adat Dusun Sukabayu, Desa Siswobangun, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, tengah direvitalisasi atau dibangun kembali.
Dalam konteks kehidupan agama Hindu, penting adanya untuk melakukan upacara adat guna mendalami ajaran agama dari peninggalan para leluhurnya.
Hal ini dijelaskan Made Veniasih, warga setempat. Ia mengatakan, sebelum pemugaran, terlebih dahulu dilakukan penglingsiran atau pemindahan leluhur.
Penglingsiran merupakan pemindahan leluhur ke sebuah tempat yang dinamakan kesurye. Masyarakat Hindu percaya bahwa pemindahan dilakukan guna menghormati para leluhur.
“Usai ini baru kami bisa membuat pura yang baru,” terang Made Veniasih, Selasa, 14/9/2021.
Sebagai informasi, kesurye merupakan tempat sementara leluhur ditempatkan selagi dilakukan pembangunan pura yang baru.
Langkah pertama yang diambil untuk proses revitalisasi ini adalah pembentukan panitia dengan agenda rapat yang dipimpi oleh ketua adat Dusun Sukabayu.
“Setelah dilakukan penglingsiran, kami secara bersama-sama melakukan pengerukan,” tambah Made Venasih.
Ia mengatakan, pengerukan dilakukan dengan menggunakan ekskavator yang dilakukan secara bergotong-royong oleh warga hingga selesai selama dua hari.
Ia mengakui, revitalisasi ini dibiayai oleh sumbangan secara sukarela oleh para tokoh adat dan warga desa. Setiap bulan warga mengumpulkan uang swadaya yang digunakan untuk membiayai setiap kegiatan adat.
Tetapi dalam pelaksanannya sehubungan dengan kondisi pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan saat prosesi tersebut.
Surat edaran tersebut berisi tentang pembatasan kegiatan yang menciptakan kerumunan. Pengaman adat serta tokoh-tokoh desa menjadi garda terdepan terkait mengontrol penerapan protokol kesehatan.
Kepatuhan warga terhadap aturan adat dan tokoh menjadi kunci dalam mengantisipasi kondisi saat ini. [I Putu Doni Marantino, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL]
