Abdul Hakim
Wartalampung.id, Jakarta – Anggota Komite I DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menolak dengan keras usulan pembentukan kasino sebagai penambah kas negara.
Senator asal Lampung ini menolak keras segala bentuk perjudian dengan alasan apa pun.
Hakim menyatakan, perjudian hanya akan menimbulkan masalah baru.
Hakim mengatakan, akibat judi banyak kejadian mengenaskan yang timbul. Misalnya kerawanan sosial makin tinggi, tingkat kejahatan makin marak, kasus bunuh diri juga makin tinggi.
Hakim tidak ingin usulan ini mengemuka dan mendapat tempat untuk direalisasikan.
Hakim berujar, ada banyak kejadian di mana perjudian malah menimbulkan persoalan yang bikin pelik.
Belum lagi perihal aktivitas judi yang dilindungi oknum aparat keamanan.
Dikutip dari beragam sumber, isu legalisasi kasino untuk meningkatkan pendapatan negara ini mencuat setelah anggota Komisi XI DPR Galih Kartasasmita, dalam rapat dengan Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan pada Senin lalu, mendorong pemerintah mencari solusi baru agar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mengalami peningkatan.
Dia meminta pemerintah mencari usulan out of the box seperti Uni Emirat Arab yang memiliki PNBP dari jasa kasino.
Pernyataannya tersebut kemudian menyulut penolakan, bahkan protes karena dianggap mengusulkan legalisasi kasino. Meskipun ada juga yang menyambut baik dengan menilai kasino bisa dilegalkan di kawasan ekonomi khusus.
Setelah menuai kontroversi, Galih kemudian mengklarifikasi. Politikus Golkar ini menegaskan tidak bermaksud mendorong pemerintah membuka kasino.
Dia hanya hanya meminta pemerintah berpikir lebih kreatif mencari sumber PNBP baru.
Hal itu disampaikannya karena dividen dari badan usaha milik negara (BUMN) tidak lagi masuk ke kas negara. Sebab, dana itu kini dialihkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk dikelola. []

Tinggalkan Komentar Anda