Ahmad Giri Akbar
WARTALAMPUNG.ID, WAY KAMBAS – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur instansi terkait dalam mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Apresiasi tersebut ditujukan langsung kepada Pemerintah Provinsi Lampung, pihak manajemen TNWK, TNI, Polri, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
Guna meninjau kondisi riil di lapangan, Giri melakukan kunjungan kerja langsung ke beberapa titik api di TNWK pada Minggu (23/8).
Langkah taktis ini diambil untuk memastikan proses koordinasi pencegahan dan penanggulangan dampak kebakaran berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi.
Dalam peninjauannya, Giri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral yang kuat dalam menjaga salah satu aset konservasi terbesar di Lampung ini.
ResponS cepat dari tim gabungan di lapangan terbukti mampu meminimalisasi perluasan area hutan yang terdampak oleh kobaran api.
Pihak DPRD Provinsi Lampung juga berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan serta dukungan anggaran terkait mitigasi bencana kebakaran hutan.
Langkah ini bertujuan agar peristiwa serupa dapat diantisipasi lebih dini dan sistem perlindungan kawasan hutan lindung semakin diperketat ke depannya.
Giri juga meminta aparat penegak hukum untuk memproses secara tegas pihak-pihak yang terbukti sengaja membakar lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan pasca dirinya meninjau langsung beberapa titik api di TNWK pada Minggu (23/8) demi memastikan optimalisasi pemadaman oleh tim gabungan Pemprov Lampung, TNWK, TNI, Polri, dan Pemkab Lampung Timur.
Giri mengimbau seluruh lapisan warga dan masyarakat luas untuk sama-sama meningkatkan kesadaran dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.
Langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat kondisi cuaca yang rentan memicu perluasan kobaran api di area konservasi.
Selain penegakan hukum dan imbauan masyarakat, Giri mendorong pihak manajemen TNWK untuk mengintensifkan kegiatan patroli pengawasan di titik-titik rawan.
Pengetatan pengawasan berkala ini diharapkan mampu mendeteksi potensi bahaya lebih dini sekaligus mempersempit peluang terjadinya kebakaran hutan kembali di masa mendatang. []

Tinggalkan Komentar Anda