Berita Foto Ruwajurai Tanggamus

Tidak Jalankan Tupoksi, Irsi Jaya Pinta Kepala DTPH Mundur

Tidak Jalankan Tupoksi, Irsi Jaya Pinta Kepala DTPH Mundur

Angota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus Irsi Jaya. | Dokumentasi

Angota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus Irsi Jaya. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tanggamus – Angota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus Irsi Jaya meminta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) mundur, jika tidak mampu menjalankan tupoksinya.

Hal itu diungkapkan di tengah ramainya keluhan petani padi yang gagal panen karena serangan hama wereng, dan tidak ada tindakan nyata dari DTPH Tanggamus, bahkan terkesan tutup mata.

Dia berharap kepada Pemkab Tanggamus agar Bupati mengevaluasi kembali kinerja Kadis pertanian. Yang tidak bisa menjalankan tugas dan tidak bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi petani, jangan sampai ada kesan lepasnya pengawasan kinerja apalagi adanya pembiaran.

“Beberapa kali hearing dengan komisi II Kadis TPH selalu berwakil, bahkan saat pembahasan Rancangan Angaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) dengan Badan Angaran (Bangar), Kadispun tidak hadir. Padahal pembahasan itu sangat penting untuk rencana kegiatan tahun 2021,” jelasnya kepada Wartalampung.id, Jumat, 5 November 2020.

Menurut angota komisi II asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga sebagai angota Bangar Diparlemen Tanggamus. Dirinya secara lantang mengatakan agar DTPH memprioritaskan kegiatan yang bersifat bantuan kepada masyarakat melalui kelompok tani, tidak hanya memprioritaskan usulan dari kelompok-kelompok tertentu saja.

“Memang pada pembahasan angaran kemarin kami sepakat mengedepankan semangat efesiensi, untuk menutupi defisit 85 miliar tahun ini. Begitu juga dengan DTPH mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting, seperti kegiatan perawatan jaringan irigasi yang notabennya masih layak,” katanya.

Untuk kegiatan DTPH tahun ini sebesar Rp1,7 M, yang akan diperuntukan pembuatan sumur bor. Bangar sempat menanyakan kepada sekdis yang hadir kira-kira item apa yang akan bintangi, dan dialihkan untuk kegiatan yang sifatnya bantuan. Seperti bantuan pupuk, obat-obatan, bibit dan yang sangat banyak manfaatnya bagi petani. Sayangnya tidak ada jawaban.

Dia juga berharap kepada stake holder, khususnya Wartawan dan LSM supaya ikut mengawasi pengunaan angaran di dinas tanaman pangan dan holtikultura tersebut. [Zairi]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda