Tiana Silviani, atlet Teknokrat cabang hapkido (dua dari kanan belakang). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Padang – Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Tiana Silviani sukses merebut medali perunggu pada ajang Kejuaraan Nasional V Hapkido Indonesia, 6-7 Agustus 2022 di Padang, Sumatera Barat.
Kejuaraan itu diikuti 300-an peserta dari 23 provinsi se-Indonesia. Mahasiswi Program Studi Indformatika Fakultas Teknik dan Komputer itu bersyukur bisa meraih medali pada ajang nasional itu.
Kepada wartalampung.id lewat percakapan WhatsApp, Tiana mengatakan, persiapan untuk kejurnas ini dimulai pada bulan September 2021. Ia mengatakan, sepulang dari ekshibisi PON XX Papua, dirinya langsung masuk pelatihan provinsi Hapkido Lampung lagi untuk persiapan Kejuaraan Nasional V Hapkido Indonesia.
Tiana mengatakan, proses ini membutuhkan perjuangan luar biasa. Pasalnya, Tiana berkuliah di Bandar Lampung namun tempat Latihan di Lampung Tengah.
“Jadi setiap selesai kuliah harus pulang pergi Bandar Lampung-Lampung Tengah untuk latihan,” ujarnya.
Kejurnas ini Tiana anggap untuk uji kekuatan dan membaca lawan untuk Pra-PON 2023 Aceh. Menurut dia, pada cabang hapkido saat ini, persaingan sangat ketat.
Apalagi masuknya atlet-atlet pindahan dari cabang olahraga lain. Bagi Tiana, ini merupakan tantangan berat untuk atlet asli hapkido sendiri.
Pada Kejurnas V Hapkido Indonesia ini, kata dia, lawan paling berat berasal dari Sulawesi Utara yang merupakan atlet eks cabang olahraga lain yang masuk ke hapkido.
“Dengan pengalaman Kejurnas V Hapkido Indonesia ini, saya akan latihan lebih keras agar bisa lolos pada PraPON 2023 mendatang,” kata dia.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik prestasi Tiana. Bagi Mahathir, perunggu pada kejurnas adalah hasil yang optimal. Ia juga mengapresiasi kerja keras Tiana yang mesti pulang pergi Bandar Lampung-Lampung Tengah demi mengejar prestasi akademik dan cabang hapkido.
Mahathir mengatakan, kampus akan mendukung penuh apa yang akan dilakukan Tiana untuk meningkatkan lagi prestasinya. Untuk pra-PON mendatang, Mahathir berdoa agar Tiana bisa masuk dan sukses. Kata Mahathir, Tiana adalah aset Lampung yang sudah seharusnya mendapat perhatian banyak pihak.
Ia mendorong pemerintah daerah ikut memberikan porsi besar untuk memperhatikan atlet asal Lampung. Hapkido, kata Mahathir, ke depan akan menjadi cabang olahraga andalan Lampung dalam menangguk medali jika semua pihak peduli dengan olahraga di daerah ini. []
