Politik

Terima Kunjungan Komisi VI DPR RI, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

Terima Kunjungan Komisi VI DPR RI, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (kanan)

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital untuk menghapus ketimpangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Hal tersebut disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Bandar Lampung, yang fokus pada pengawasan kinerja dan dukungan transformasi digital kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza menyoroti fakta bahwa Lampung merupakan provinsi dengan populasi terbesar kedua di Sumatera. Namun, tantangan utama saat ini adalah konsentrasi perputaran uang yang masih mendominasi di wilayah perkotaan hingga mencapai 70 persen.

“Pemerataan ekonomi tak boleh berhenti di kota. Kita harus memperkuat ekosistem digital agar desa memiliki akses, peluang, dan daya saing yang sama,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Ia memaparkan bahwa ribuan UMKM di tingkat desa saat ini masih terkendala masalah distribusi dan konektivitas. Sebagai contoh, terdapat sekitar 5.000 merek keripik singkong di komunitas desa yang potensinya belum maksimal karena keterbatasan akses pasar digital.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan dua arah kebijakan strategis.

Pertama, membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kecil langsung di tingkat desa.

Kedua, memeratakan konektivitas digital secara masif guna memastikan produk lokal desa mampu bersaing di pasar luas tanpa pelaku usahanya harus berpindah ke kota.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh perwakilan PT Telkom Indonesia dan Bank Indonesia. Gubernur berharap kolaborasi antara DPR RI dan instansi terkait dapat mempercepat transformasi digital serta menjaga stabilitas ekonomi guna mendorong pertumbuhan daerah yang lebih inklusif. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda