Berita Foto Ruwajurai Lampung Selatan

Sumiyati Tetap Buka Warteg di Sekitaran Itera Selama Pandemi, Dulu Masak 9 Kg Beras, Sekarang Hanya 2 Kg

Sumiyati Tetap Buka Warteg di Sekitaran Itera Selama Pandemi, Dulu Masak 9 Kg Beras, Sekarang Hanya 2 Kg

Sumiyati. | Renaldi

Sumiyati. | Renaldi

Wartalampung.id, Lampung Selatan – Adanya pandemi sejak Maret 2020  lalu memukul pelaku usaha karena pendapatannya yang merosot drastis.

Pandemi ini datang dengan membawa kecemasan dan juga merugikan ekonomi rakyat kecil. Kerugian membuat para pelaku usaha hanya bisa mengurut dada dan berharap pandemi ini cepat selesai.

Khususnya bagi para pedagang kantin di sekitar Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang biasa menjajakan dagangannya kepada mahasiswa. Kini mereka harus menerima kenyataan pahit sejak pemerintah memberlakukan sistem Kuliah daring.

Kebijakan ini membuat Sumiyati (40) tidak bisa menjajakan dagangannya di kantin sekitar Institut Teknologi Sumatera. Sejak kampus mulai menerapkan sistem pembelajaran di rumah, usaha yang dilakoninya menurun pesat.

Melihat kondisi tersebut, agar tetap dapat melanjutkan hidup di tengah pandemi yang mengerikan ini, ibu rumah tangga itu mencoba tetap membuka wartegnya. Ia berharap ada masyarakat atau mahasiswa yang tidak pulang.

“Biasanya dulu saya memasak 9 kg beras dan itu pasti habis. Namun sekarang selama pandemi ini saya hanya memasak 2 kg beras, itu saja terkadang tidak habis,” ujar Sumiyati, Rabu, 15/9/2021

Sumiyati menerima keadaan dengan sabar. Ia tetap yakin dengan rezeki dari Allah Swt. [Renaldi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda