Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Sosialisasi Pemilu di MAN 1 Bandar Lampung, Ika Kartika Ajak Siswa Lawan Hoax

Sosialisasi Pemilu di MAN 1 Bandar Lampung, Ika Kartika Ajak Siswa Lawan Hoax

Ika Kartika sosialisasi pemilu di MAN 1 Bandar Lampung. | Galih Rahmatullah

Ika Kartika sosialisasi pemilu di MAN 1 Bandar Lampung. | Galih Rahmatullah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komisioner KPU Bandar Lampung Ika Kartika menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk pemilih pemula dengan tema “Mewujudkan Pemilih Partisipatif di Kalangan Pemilih Pemula”.

Acara diadakan kemarin di aula MAN 1 Bandar Lampung, Sukarame.

Ika menjelaskan 6 asas di dalam pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia mengatakan, enam asas pemilu ini merupakan pokok yang sangat penting.

Pemaknaan asas-asas ini, kata dia, telah menjadi suatu kesatuan dan tidak dapat terwujud secara maksimal jika dipisahkan.

Ika juga menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini ialah untuk memberikan pemahaman secara detail, mendalam, dan komprehensif terkait kepemiluan kepada para pemilih pemula. Dengan demikian, mereka dapat memiliki kesadaran bahwa hak pilih mereka turut menentukan suksesnya pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024.

Ika juga mengatakan, informasi hoax menjadi musuh utama. Ia menyampaikan bahwa perang melawan hoaks khususnya terkait dengan Pemilu 2024, adalah tanggung jawab bersama.

Salah satunya dengan cara menyebarkan berita hanya dari sumber yang terpercaya seperti media sosial KPU maupun Bawaslu.

Di tengah pemaparan materi, Ika mengajak siswa dan siswi MAN 1 Bandar Lampung untuk senam bersama untuk menambah semangat dan fokus dalam mendengarkan materi.

Menurut Ika, perilaku pemilih pemula yang cenderung tidak peduli dan labil terhadap dunia politik menyebabkan kesadaran dalam berpolitik kurang yang berdampak pada partisipasi.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, pemilih pemula berperan aktif dalam menggunakan hak pilihnya karena pemilu dan pemilihan adalah sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan pemimpin atau wakil rakyat yang aspiratif, berkualitas, dan bertanggung jawab. [Galih Rahmatullah]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda