Dwita Ria Gunadi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalirejo – Anggota MPR RI A-76 Fraksi Partai Gerindra asal daerah pemilihan Lampung II Dwita Ria Gunadi kembali melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.
Di tengah suasana yang diselimuti hujan, Dwita Ria bertemu dan mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di SDN 2 Sukosari Kampung Sukosari, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, Senin, 24/7/2023. Acara diikuti wali murid dan tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Dwita Ria menegaskan Indonesia sebagai bangsa yang besar dari sisi geografis dan jumlah penduduk yang berasal dari berbagai suku bangsa memerlukan perekat untuk masyarakat.
Ia menyatakan, 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah perekat persatuan tersebut.
“Bersyukurlah bangsa kita dianugerahi alat pemersatu untuk merajut persamaan persepsi kebangsaan untuk membangun bangsa, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika atau biasa disebut 4 Pilar MPR,” jelas Dwita Ria.
Dwita Ria menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan menjelang pemilihan legislatif dan presiden-wakil presiden pada 2024.
Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak memecah belah masyarakat, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi dan saling menghormati.
Dalam pesannya kepada masyarakat, Dwita Ria juga mengajak untuk tetap menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, dengan gotong royong, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dapat terjaga dengan baik.
Acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diadakan oleh Dwita Ria Gunadi ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.
“Mereka mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan nilai-nilai kebangsaan. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat yang dapat menjaga dan mengamalkan 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, lanjut Dwita Ria, diharapkan masyarakat semakin memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan.
“Hal ini akan menjadi landasan yang kokoh dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kejayaan,” tutupnya. []
