Berita Foto Politik

Sosialisasi 4 Pilar, Almuzzammil Yusuf: PKS Ajukan Hak Angket Kelangkaan Minyak Goreng

Sosialisasi 4 Pilar, Almuzzammil Yusuf: PKS Ajukan Hak Angket Kelangkaan Minyak Goreng

Sosialisasi 4 Pilar MPR. | Dokumentasi

Sosialisasi 4 Pilar MPR. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gisting – Anggota MPR asal PKS Almuzzammil Yusuf menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Serumpun Padi, Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Jumat (22/4). Tujuannya, agar masyarakat mengenal dan menjalankan 4 pilar.

Setelah mendengar dan diskusi dengan peserta sosialisasi, beberapa warga bertanya mengenai harga minyak yang melonjak tinggi.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, kata Almuzzammil, sudah mengajukan hak angket kelangkaan minyak goreng serta menolak pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Menurut Almuzamil Yusuf, di masa pandemi covid-19 ini, pemerintah menambah derira dengan mahalnya bahan pokok seperti minyak goreng, bahan bakar minyak (BBM), dan tarif listrik. Sementara untuk lapangan pekerjaan semakin sulit.

Atas dasar tersebut, Fraksi PKS mengajukan hak angket kelangkaan minyak goreng. PKS menuntut pemerintah pusat dan Kementerian Perdagangan atas kelangkaan serta mahalnya minyak goreng yang merupakan komoditas terbesar di dunia yang dihasilkan Indonesia.

“Selain itu, Fraksi PKS juga menolak pemindahan Ibu Kota Negara karena dinilai tidak tepat waktu dengan kondisi ekonomi yang susah, utang negara yang semakin membebani APBN, juga dari segi manfaatnya. Serta nasib bangunan kantor-kantor yang ada di Jakarta nantinya tidak terkelola,” jelas angota DPR asal Lampung 1.

Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan amanat dan tugas selaku angota DPR-MPR RI. Empat pilar memberikan pembelajaran lebih mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang kehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat, gotong royong, toleransi, kerukunan dan hidup berdampingan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur bersatu.

Acara tersebut dihadiri 150 peserta dari Komunitas Guyub Rukun, Pedagang Kaki Lima, Komunitas Ojek Gisting Tanggamus Sejahtera (Kogistas) Komunitas Tukang Bangunan, serta tim sukses dari berbagai daerah. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda