Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Soal Vaksinasi Sinovac, IMM Bandar Lampung Bikin Pernyataan

Soal Vaksinasi Sinovac, IMM Bandar Lampung Bikin Pernyataan

IMM Bandar Lampung saat audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. | Dokumentasi

IMM Bandar Lampung saat audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. | Dokumentasi

Wartalampung.id,  Bandar Lampung – IMM Kota Bandar Lampung menyoroti terkait pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan di Lampung khususnya di Kota Bandar Lampung. Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik Amri Madarani angkat bicara terkait hal ini.

Ia menyampaikan bahwa izin emergency use authorizarium (EUA) atau izin darurat penggunaan vaksin dari BPOM sudah keluar. Dan diketahui bahwa Bandar Lampung adalah salah satu dari 3 kabupaten/kota setelah Kota Metro dan Lampung Selatan yang menerima distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

Ia berharap agar pemerintah bersama masyarakat dapat menjalin kerja sama yang baik. Kata Amri, izin dari BPOM sudah keluar terkait penggunaan darurat vaksin, dan Bandar Lampung menjadi salah satu kota yang menerima distribusi vaksin ini yakni sebesar 9.624 tahap pertama.

Amri berharap, berharap pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama terkait pelaksanaan vaksinasi. Mulai dari proses pendataan sampai ke pelaksanaan penyuntikannya pun harus terjalin kerja sama dan ada kesatuan pemahaman bahwa covid-19 ini harus dilawan dengan maksimal.

Ia juga menyoroti terkait dengan proses pendataan penerima vaksin yang dianggap ribet dan membutuhkan perhatian yang serius dari pemerintah.

Menurut dia, rilis yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Lampung bahwa data penerima vaksin ini nanti meliputi tenaga kesehatan, pelaku ekonomi, masyarakat rentan, lansia dan tenaga pelayanan publik lainnya.

“Pendataan penerima vaksin ini harus menjadi perhatian, jangan sampai ini tidak merata atau tidak tepat sasaran serta tidak efektif,” kata dia.

Amri bilang, proses penerimaan vaksin ini diawali dengan diterimanya pesan melalui SMS dari pemerintah.

“Orang yang tidak memiliki handphone untuk menerima SMS itu harus bagaimana,” kata dia.

Menurut dia, pemerintah harus juga melihat hal tersebut agar penerimaan vaksin ini merata dan penerima vaksin terakomodasi.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat Kota Bandar Lampung dapat terus menjaga upaya lain dalam pencegahan penyebaran covid-19, seperti menjaga jarak, memakai masker dan menjaga pola hidup sehat. [].

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda