SMKN 1 Terbanggi Besar menggelar kegiatan pembekalan dan penglepasan praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa kelas XI tahun pelajaran 2025/2026. | Dokumentasi
WARTALAMPUNG.ID, PONCOWATI – SMKN 1 Terbanggi Besar menggelar kegiatan pembekalan dan penglepasan praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa kelas XI tahun pelajaran 2025/2026 pada Senin, 8/6/2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), serta Teknik Transmisi Telekomunikasi (TTT).
Kegiatan pembekalan dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor 421.5/196/OT/V.01/SMK.1/2026 tentang Pembekalan Siswa Praktik Kerja Lapangan Tahun Pelajaran 2025/2026.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan dan pelepasan siswa PKL, penyampaian materi budaya kerja, sistem penilaian PKL, hingga pembagian guru pembimbing yang akan mendampingi siswa selama menjalani praktik di dunia kerja.
Umi Tarsih, Kepala Sekolah, membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada peserta.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa praktik kerja lapangan merupakan bagian penting dalam membentuk kompetensi dan karakter peserta didik agar siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, membangun etos kerja, disiplin, tanggung jawab, serta menjaga nama baik diri sendiri dan sekolah di tempat praktik,” ujarnya.
Materi pembekalan juga disampaikan oleh Heriyanto, Waka HKI.
Ia menjelaskan berbagai hal yang harus diperhatikan siswa selama melaksanakan PKL, mulai dari etika berkomunikasi, budaya kerja industri, hingga pentingnya menjaga sikap profesional di lingkungan kerja.
“Dunia kerja tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga sikap dan karakter. Karena itu, siswa harus mampu menunjukkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dengan baik selama menjalani PKL,” jelas Heriyanto.
Dalam kegiatan tersebut, Heriyanto juga menyampaikan bahwa PKL akan dilaksanakan selama empat bulan, terhitung mulai 17 Juni 2026 hingga Oktober 2026.
Selama periode tersebut, peserta didik akan melaksanakan pembelajaran berbasis pengalaman kerja di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (dudika) yang telah menjadi mitra sekolah.
Melalui program PKL ini, siswa diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah, mengembangkan keterampilan profesional, serta memahami budaya kerja yang sesungguhnya sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai sistem penilaian PKL yang disampaikan oleh Riyanto, Kaprodi TTT.
Pemberian materi meliputi aspek-aspek yang menjadi indikator keberhasilan selama praktik berlangsung.
Mustika, siswa kelas XI MPLB 1 yang mengikuti kegiatan pembekalan, mengaku antusias menyambut pelaksanaan PKL.
Menurutnya, pembekalan yang diberikan membantu siswa memahami berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum terjun ke dunia kerja.
Sementara itu, Marjiani, Kaprodi Bisnis Retail, menjelaskan bahwa Bisnis Retail khususnya Kelas Alfamart menjalani masa PKL berbeda yaitu selama enam bulan sesuai dengan SOP kelas.
Pembekalan untuk para siswa Bisnis Retail telah dilakukan di awal bulan.
“Melalui pembekalan ini kami menjadi lebih siap menghadapi PKL. Kami mendapatkan banyak informasi tentang budaya kerja, etika di tempat kerja, dan tanggung jawab yang harus kami jalankan selama praktik. Saya berharap dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat dan meningkatkan keterampilan sesuai bidang keahlian,” ungkap Mustika. [Maya]

Tinggalkan Komentar Anda