Nusantara

Singkirkan Ribuan Peserta! Ni Made Ameylia Sari Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Terpilih Google Student Ambassador 2026, Dukung Penuh Poin SDGs!

Singkirkan Ribuan Peserta! Ni Made Ameylia Sari Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Terpilih Google Student Ambassador 2026, Dukung Penuh Poin SDGs!

Ni Made Ameylia Sari

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di kancah nasional.

Ni Made Ameylia Sari, mahasiswa program studi Informatika UTI, resmi terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) Batch 2 (2026) oleh Google Indonesia.

Pencapaian luar biasa ini diraih Ni Made setelah melalui proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, dengan menyisihkan ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh penjuru Indonesia.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dan respons positif dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. Beliau menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh mahasiswanya tersebut.

“Selamat kepada Ni Made Ameylia atas pencapaian luar biasa ini. Semoga seluruh rangkaian tugas dan amanah sebagai duta Google dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat yang menginspirasi seluruh mahasiswa Teknokrat untuk terus maju, berinovasi, dan menjadi yang terbaik,” ujar Mahathir.

Lebih lanjut, Mahathir juga memberikan pesan penting agar Ni Made tetap konsisten dalam mempertahankan kualitas dirinya.

“Teruslah berkiprah dan mengukir prestasi. Kami berharap Made dapat menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan nonakademik dalam setiap proses pembelajaran ke depan,” imbuhnya.

Seleksi Ketat 

Untuk dapat menyandang gelar bergengsi sebagai GSA, para kandidat dituntut untuk melewati berbagai tahapan tes yang komprehensif.

Berdasarkan pola seleksi nasional yang dirangkum dari data ekosistem kampus di Lampung, para peserta harus menunjukkan kompetensi terbaik mereka melalui tahapan berikut:

  • Seleksi Administrasi dan Dokumen: Penilaian awal terhadap portofolio akademik, keaktifan dalam organisasi, serta pemahaman mendasar mengenai ekosistem teknologi Google.
  • Tes Video Visi & Misi: Kandidat diwajibkan menyusun dan mempresentasikan video profil mengenai komitmen serta gagasan kreatif mereka sebagai calon duta teknologi.
  • Uji Kompetensi & Wawancara Mendalam: Tahap krusial berupa wawancara intensif dan studi kasus untuk menguji kemampuan kepemimpinan (leadership), komunikasi publik, serta kecakapan dalam adaptasi teknologi terapan.

Sebagai Google Student Ambassador 2026, Ni Made Ameylia Sari nantinya akan mengemban misi penting sebagai jembatan informasi antara Google Indonesia dan lingkungan kampus UTI.

Tugas utamanya meliputi penyebaran literasi digital, penyelenggaraan lokakarya produktivitas teknologi, hingga pengembangan kompetensi digital bagi rekan sesama mahasiswa.

Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai PTS Terbaik Nasional yang konsisten melahirkan generasi unggul dan berdaya saing global.

Berikut adalah keterkaitan erat antara prestasi Ni Made Ameylia Sari sebagai GSA 2026 dengan poin-poin pencapaian SDGs:

  1. SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Terpilihnya Made membuktikan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia sukses menyelenggarakan pendidikan tinggi yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri teknologi global. Melalui peran barunya sebagai GSA, Made akan menjadi jembatan literasi digital yang membagikan ilmu teknologi, mengadakan lokakarya, dan meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) rekan sejawatnya di kampus. Hal ini berkontribusi langsung pada perluasan akses pendidikan digital yang bermutu.

  1. SDGs Poin 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality)

Keberhasilan seorang mahasiswi Informatika memenangkan persaingan ketat di ranah teknologi nasional menjadi representasi penting bagi Women in Tech. Pencapaian Made ini mendobrak stigma gender di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan menjadi inspirasi kuat bagi perempuan muda lainnya di Indonesia untuk berani memimpin, berkiprah, dan menorehkan prestasi setinggi-tingginya di sektor digital.

  1. SDGs Poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)

Program Google Student Ambassador dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja modern dengan keterampilan abad ke-21, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kecakapan teknologi terapan. Dengan kapasitas digital yang mumpuni, Made dan mahasiswa yang teredukasi di sekitarnya akan memiliki kesiapan kerja yang tinggi (employability), yang pada jangka panjang mendorong produktivitas ekonomi berbasis digital di Indonesia.

  1. SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Kolaborasi strategis antara institusi pendidikan tinggi (Universitas Teknokrat Indonesia) dan raksasa teknologi global (Google Indonesia) merupakan implementasi nyata dari kemitraan lintas sektor. Sinergi ini mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, memperkecil kesenjangan digital, serta menciptakan ekosistem inovasi yang inklusif demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di era transformasi digital.

Melalui integrasi pencapaian ini, Universitas Teknokrat Indonesia semakin mempertegas posisinya sebagai PTS Terbaik Nasional yang tidak hanya fokus pada keunggulan internal, namun juga aktif berkontribusi nyata pada agenda pembangunan global yang berkelanjutan. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda