Ummu Hani. | Desy Listhiana

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Selebgram dan influencer terkenal asal Lampung, Ummu Hani, @ummuhanii89, berpendapat, kreator konten mesti berani menyuarakan kepentingan publik. Konten yang dibuat dan viral, kata dia, hendaknya memang memberikan kritik kepada pemerintah.
Ummu Hani mencontohkan kala dirinya membuat konten mandi di kubangan air jalan rusak di sekitar rumahnya di Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Konten itu, kata dia, bukan semata hendak viral.
Ia membuat itu untuk mengetuk kesadaran pemangku kepentingan supaya segera memperbaiki jalan yang sudah berpuluh-puluh tahun kondisinya tidak berubah.
Ummu Hani menuturkan, kreator konten mesti berani dan siap menghadapi imbas dari unggahan. Misalnya cacian dari warganet, nyinyiran dari akun fake, dan lainnya.
Dia berpendapat, jika dari sekarang kita tidak berani bersuara, kasihan nasib generasi mendatang yang tidak diperjuangkan haknya dari sekarang. Ia berpendapat, jika ada balasan berupa cacian, makian, nyinyiran, itu sudah menjadi konsekuensi.
Justru, ujar dia, jika ada yang menghujat, warganet lain yang setuju dengan unggahan itu yang akan membela.
“Apalagi kalau sampai ada pejabat publik yang malah kontra dengan unggahan baik kita dan bikin pernyataan berupa caci maki, siap-siap kena rujak warganet lainnya,” kata Ummu Hani akhir pekan lalu dalam gelar wicara Semarak Milad Ke-7 Tapis Blogger di Notizhut, Sukarame, Bandar Lampung.
Ummu Hani mengatakan, semua postingannya yang bernada kritik kepada pemerintah, juga direspons dengan baik. Meski ada yang kontra, sembilan puluh persen komentar mendukung apa yang ia buat.
Sebab, yang ia buat memang untuk kepentingan orang banyak. Termasuk saat membuat konten soal nasib guru honorer Lampung Selatan.
Ummu Hani meyakini, pasti ada hasil dari perjuangan menyuarakan kepentingan rakyat dalam ranah media sosial.
Yang membuatnya terharu, jalan di Tanjung Bintang kabarnya sebentar lagi akan diperbaiki. Ia mendapat banyak komentar selamat dari warganet.
“Ada yang mendoakan agar ketika jalannya bagus dan dinikmati masyarakat, ada amal jariah saya yang terus mengalir meski saya sudah tidak ada,” kata dia.
Ummu Hani sendiri dikenal sebagai selebgram dan influncer terkenal di Lampung. Kontennya selama ini selain endorse dan sejenisnya, sarat dengan kritik untuk sarana publik. [Sugiono]
