Salimah Tanjungraya santuni yatim memaknai Maulid Nabi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Mesuji – Anak yatim piatu memiliki kedudukan yang tinggi di hadapan Allah SWT. Mereka harus diberi kasih sayang dan tidak boleh diperlakukan buruk.
Menyantuni atau menanggung anak yatim piatu, dengan mengurusi dan memperhatikan keperluan hidupnya. Hal ini dilakukan oleh PC Salimah Tanjung Raya bersama panitia peringatan Maulid Nabi SAW di Masjid Nurul Huda, Desa Wirajaya, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, dengan menggelar santunan anak yatim piatu, Minggu, 23/10/2022.
Acara santunan terhadap anak yatim piatu di Masjid Nurul Huda ini rutin dilaksanakan terutama di bulan-bulan tertentu, seperti Ramadan dan hari-hari peringatan keagamaan, dengan menghadirkan dai dari berbagai daerah.
Acara santunan anak yatim piatu sekaligus pengajian Maulid Nabi ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan sambutan ketua panita dan kepala Desa Wirajaya.
Dalam tausyiahnya, KH Khusni Fadhil, Ketua MUI Mesuji, mengkisahkan bahwa bukti sayang dan cinta kita kepada Rasulullah Saw adalah dengan mengingat dan menyebut namanya seperti dalam selawat dan zikir.
Kemudian dasar menyantuni anak yatim piatu adalah, jika kita mempunyai kesempatan menyantuni anak yatim, jangan pernah sia-siakan. Tidak hanya jaminan surga di akhirat, Allah SWT pun menjanjikan kepada orang yang menyantuni anak yatim akan terpenuhi semua kebutuhan hidupnya.
Menyantuni anak yatim seperti berinfak di jalan Allah.
“Maka Allah akan melipatgandakan harta hamba-Nya,” katanya.
“Sebaliknya orang yang memakan harta anak yatim, Allah akan memberikannya azab yang sangat pedih,” sambungnya.
Turut hadir pada acara ini Ketua Salimah Kabupaten Mesuji yakni Siti Maryamah, Kepala Desa Wirajaya Maryanto, tokoh masyarakat, ketua RT dan RW Desa Wirajaya dan masyarakat sekitar. []
