Salimah Pringsewu
Wartalampung.id, Pringsewu – Pimpinan Daerah Salimah (PD Salimah) Kabupaten Pringsewu kembali menggelar Kajian Rutin Kantin Salimah yang dikemas dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, Sabtu 18 Juli 2026.
Bertempat di Madrasah Dusun Wonokriyo, Kecamatan Gadingrejo, kegiatan ini menghadirkan santunan bagi anak yatim, sosialisasi pengelolaan sampah, serta tausiah yang menginspirasi kaum muslimah.
Suasana kajian terasa semakin semarak dengan penampilan parade puisi bertema Palestina yang dibawakan oleh tiga remaja Masjid Mujahidin Wonokriyo.
Penampilan tersebut mengajak peserta untuk menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Ketua PD Salimah Kabupaten Pringsewu, Lilis Afrianti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan program-program yang selaras dengan agenda pembangunan Kabupaten Pringsewu.
“Kami berharap kehadiran Salimah tidak hanya menjadi wadah menuntut ilmu, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, pemberdayaan, dan edukasi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dari Ruliansyah, perwakilan Tim Pengelolaan Sampah Kabupaten Pringsewu.
Ia menjelaskan berbagai jenis sampah yang dapat dipilah dan didaur ulang, serta mekanisme penyetorannya sehingga memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi tabungan bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, materi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mulai membiasakan pengelolaan sampah dari rumah sebagai bagian dari gaya hidup yang bersih, sehat, dan produktif.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz Masrur mengajak para muslimah untuk menjadi perempuan yang berdaya dalam berbagai aspek kehidupan.
Menurutnya, perempuan yang berdaya adalah perempuan yang memiliki kekuatan iman, mampu membangun keluarga yang harmonis, serta aktif memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Muslimah harus berdaya dalam tiga hal. Pertama, berdaya dalam iman, yaitu memiliki akidah yang lurus, ibadah yang benar, dan terus menuntut ilmu. Kedua, berdaya dalam keluarga dengan menjaga kehormatan serta amanah keluarga. Ketiga, berdaya dalam kehidupan sosial dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, PD Salimah Kabupaten Pringsewu juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan ditutup dengan pembagian bingkisan kepada peserta yang aktif mengikuti rangkaian acara, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. [Inayah]

Tinggalkan Komentar Anda