Pringsewu

Salimah Pringsewu Jadikan Mancakrida Ajang Jalin Ukhuwah Antar-Majelis Taklim

Salimah Pringsewu Jadikan Mancakrida Ajang Jalin Ukhuwah Antar-Majelis Taklim

Salimah Pringsewu helat mancakrida untuk anggota majelis taklim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pringsewu – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Pringsewu menjalin ukhuwah islamiyah dan silaturahmi dengan majelis-majelis taklim yang ada di Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran.

Jalinan ini dikemas dengan tampilan yang berbeda. Umumnya silaturahmi dalam bentuk pengajian atau sejenisnya. Namun, Salimah Pringsewu menjadikan mancakrida (outbound) sebagai ajang mempererat kekeluargaan.

Mancakrida merupakan kegiatan biasa dilakukan di luar ruangan. Kegiatan yang umumnya dilaksanakan di area terbuka dan lebih luas. Bentuk kegiatannya bisa diisi dengan permainan-permainan seru dan menyenangkan.

Kegiatan ini diikuti oleh 146 peserta dari majelis-majelis taklim yang ada di Kabupaten Pringsewu dan Pagelaran. Usia peserta bervariasi.

Ada yang masih muda, mayoritas paruh baya, dan beberapa sudah lansia. Peserta dengan usia tertua 76 tahun.

Acara diawali dengan senam bersama. Senam Lampung Berjaya menjadi andalan.

Senam dipandu oleh Endri dan Astuti tim senam dari KSN. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan senam tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan. Acara dibuka oleh ketua PD Salimah Pringsewu, Eka Fitriana yang hadir didampingi para pengurus lainnya.

Eka dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada pada peserta hadir.

Ia juga berharap agar mancakrida ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan mengokohkan ukhuwah atau persaudaraan sesama muslimah khusus di Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran.

Tak ketinggalan lantunan ayat suci Alquran dan doa penuh harap agar acara berjalan lancar mengingat masih masa musim hujan.

Manckrida diawali dengan permainan ringan yang menghibur. Peserta yang notabene emak-emak mulai melepaskan rasa penat karena rutinitas di rumah.

Mereka dibagi kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan 10 orang. Tiap kelompok harus melewati tiga pos yang sudah disiapkan panitia.

Pada tiap-tiap pos peserta diberikan permainan seru, unik dan lucu yang membuat para peserta semakin bersemangat mengikuti acara.

Yel-yel yang kreatif tiap kelompok juga dilombakan menambah suasana gembira. Tiap kelompok tertantang untuk lebih cepat dan tepat menyelesaikan tugasnya disetiap pos karena menjadi salah satu kriteria sebagai pemenang.

Setelah semua rangkaian acara di area terbuka selesai, dilanjutkan dengan penguatan yang disampaikan oleh Loecy Antary, penasihat PD Salimah Pringsewu.

Loecy, dalam uraiannya mengajak kepada semua peserta untuk terus menjalin silaturahmi untuk menjaga persaudaraan sesama umat Islam. Persaudaraan yang kokoh bisa diwujudkan dalam bentuk saling membantu kesulitan yang dialami saudara seiman.

Untuk, itu Loecy mengajak para peserta untuk peduli pula kepada saudara sesama muslim di Palestina. Para peserta tergerak hatinya dan langsung memberikan infak terbaik mereka yang akan disalurkan melalui lembaga yang dipercaya.

Acara diakhiri dengan pembagian hadiah dan makan siang bersama. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda