Wartalampung.id, Pringsewu – Pimpinan Daerah (PD) Salimah Pringsewu menggelar kegiatan Gema Ramadan bersama Majelis Taklim Al Ikhlas Sidoharjo di Masjid Thoriqul Jannah, Sidoharjo, Sabtu (8/3).
Kegiatan ini dihadiri anggota majelis taklim dari berbagai wilayah di Kecamatan Pringsewu.
Gema Salimah ini merupakan rangkaian kegiatan meliputi santunan anak yatim dan duafa, khotmil Quran, waqaf quran, kajian, dan berbagi takjil
Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas Sidoharjo yang diwakili oleh penasihat majelis taklim, Bargiati, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah mereka.
Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar-majelis taklim sekaligus meningkatkan semangat para muslimah dalam menuntut ilmu dan memperbanyak ibadah di bulan Ramadan.
Ketua PD Salimah Pringsewu, Lilis Afrianti, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis taklim yang hadir. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Gema Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga yang berkualitas.
“Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan semangat kita dalam beribadah dan menebar kebaikan di bulan Ramadan,” ujar Lilis.
Ia juga memaparkan berbagai program kerja Salimah yang berfokus pada pembinaan keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu, Rahayu Sri Astutik dalam sambutannya mengajak semau majelis taklim di Kabupaten Pringsewu peduli terhadap kesehatan anak dan kebersihan lingkungan, peduli pada masalah stunting dan pengolah sampah.
Dalam kesempatan ini Rahayu juga memberikan waqaf Quran kepada 20 majelis taklim yang hadir.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Heri Hardani mengingatkan jamaah agar memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah seperti tilawah Alquran, qiyamulail, dan sedekah.
Ia mengajak jamaah untuk tidak menyia-nyiakan waktu di bulan penuh berkah tersebut.
Pada sesi utama, Gema Ramadan menghadirkan tamu dari Palestina, Syekh Nasef Naser Ahmad Abdullah. Ia menyampaikan kajian tentang keteladanan Maryam dalam Alquran.
Ia menjelaskan bahwa Maryam merupakan sosok wanita yang memiliki kedekatan luar biasa dengan Allah serta dikenal tekun beribadah dan menjaga kehormatan diri.
Syekh Nasef mengajak para muslimah meneladani Maryam dengan menyediakan tempat khusus untuk beribadah di rumah.
“Sediakan mihrab di rumah, siapkan sajadah dan tasbih agar hati kita selalu terhubung dengan Allah,” ujarnya.
Ia juga berbagi kisah tentang kondisi masyarakat Gaza yang tetap memiliki semangat tinggi dalam membaca Alquran meskipun berada di tengah keterbatasan. Anak-anak bahkan belajar di sekitar reruntuhan bangunan akibat konflik.
Kisah tersebut menyentuh hati para peserta Gema Ramadan sehingga mereka turut memberikan infak sebagai bentuk kepedulian kepada warga Gaza. [Inayah]

Tinggalkan Komentar Anda