Berita Foto Ruwajurai Lampung Tengah

Salimah Lampung Tengah Hadiri Peringatan Hari Kartini di Nuwo Balak

Salimah Lampung Tengah Hadiri Peringatan Hari Kartini di Nuwo Balak

Salimah Lampung Tengah saat Hari Kartini. | Dokumentasi

Salimah Lampung Tengah saat Hari Kartini. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gunungsugih – PD Salimah Lampung Tengah turut serta menghadiri peringatan Hari Kartini ke-143 di Nuwo Balak, Kamis, 21/4/2022.

Salimah diwakili oleh Ika Swastika (Ketua PD Salimah), Martini (Wakil Ketua) dan Hertuningtyas (Humas).

Acara ini dihadiri Musa Ahmad, Bupati Lampung Tengah, beserta Mardiana Musa, istri Wakil Bupati Indria Sudrajat, serta berbagai ormas perempuan se-Kabupaten Lampung Tengah.

Peringatan Hari Kartini diawali dengan membacakan riwayat Kartini. Di mana, pada awal abad ke 19, nasib wanita sangat memprihatinkan, tidak sejajar dengan kaum pria.

Putri Bupati Jepara ini, Kartini, yang hanya berpendidikan sekolah rakyat, tapi ia rajin membaca buku-buku mengenai kemajuan perempuan di luar negeri.

Dari sinilah, Kartini berkeinginan kuat untuk memajukan perempuan. Ia sering berkirim surat dengan teman-temannya di luar negeri.

Kartini menceritakan seluruh cita-citanya dalam surat yang ditujukan kepada Ny. Abendanon. Kumpulan surat inilah yang kemudian dibukukan oleh Abendanon dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Mardiana Musa dalam sambutannya juga menegaskan, wanita dapat berdiri sejajar dengan kaum pria, tidak terlepas dari perjuangan besar tokoh inspiratif perempuan Indonesia RA Kartini.

“Bahkan, puncak pimpinan tertinggi pernah dijabat oleh perempuan,” tambah Mardiana.

Namun, perjuangan Kartini belum selesai. Mardiana mengajak semua perempuan untuk aktif turut serta ambil bagian dalam proses pembangunan nasional.

Musa Ahmad menyampaikan, dari Kartini kita belajar, apa yang kita perjuangkan belum tentu kita yang menikmatinya, tapi, insyaallah anak-cucu kita yang akan merasakannya.

“Dalam momentum Hari Kartini ini, kita harus menyudahi, memerangi, dan mengakhiri  kekerasan dalam rumah tangga termasuk perundungan yang masih banyak terjadi di Lampung Tengah,” tambah Musa.

Musa juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada perempuan untuk ikut dalam menempati posisi yang strategis dalam pemerintahan.

Musa menambahkan, dalam UU Partai Politik harus menempatkan 30% keanggotaan perempuan dalam pencalonannya. Dan 30% ini diharapkan dapat mengisi anggota DPRD di kabupaten.

“Dalam sebuah  keluarga, keluarga itu dinyatakan baik, manakala istri dan ibu dari anak-anaknyapun baik. Dan, sebaik-baik wanita adalah wanita yang patuh pada suaminya dan menjadi ibu yang terbaik bagi anaknya,” lanjutnya.

Ketua PD Salimah Lampung Tengah Ika Swastika berharap, momentum Hari Kartini menjadi penyemangat bagi Salimah untuk tetap berkarya.

Memantapkan diri menjadi organisasi perempuan pelopor dalam menampung karya, talenta dan kreasi bagi perempuan di Lampung Tengah khususnya dan di Indonesia serta dunia pada umumnya. Juga menjadi organisasi yang peduli terhadap perempuan, anak dan keluarga.

“Salimah yang pada Hari Kartini tahun ini mengambil tema Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan, Wujud Meneladani Perjuangan Ibu Kartini, yakin, perempuan Indonesia mampu meneladani semangat juang Kartini dan dapat meningkatkan kualitas hidupnya serta bermanfaat bagi keluarga, agama, bangsa, dan negara,” lanjut Ika.

Acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan untuk kaum duafa dan anak yatim di Lampung Tengah.

Di akhir acara, diberikan kesempatan setiap ormas perempuan untuk berfoto bersama Bupati dan istri. [Hertuningtyas/Salimah Lampung  Tengah]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda