Pelatihan personal branding Salimah Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pengurus Wilayah Salimah Lampung menghelat Pelatihan Personal Branding untuk internal, Sabtu, 8/10/2022, di Aula SMA Negeri 2 Bandar Lampung.
Acara dilaksanakan untuk seluruh pengurus Salimah se-Lampung.
Acara pelatihan dikomandoi Departemen Bangda. Panitia mendatangkan narasumber Yuli Ambarwati, dosen FMIPA Universitas Lampung dengan moderator Erika Santi, Ketua Departemen Humas Salimah Lampung.
“Untuk mewujudkan visi Salimah, perlu membangun personal branding bagi seluruh pengurus,” ujar Zahara, Ketua Departemen Bangda PW Salimah Lampung.
Pelatihan dibuka Ketua PW Salimah Lampung Rita Apriliyawati. Dalam sambutannya Rita menyampaikan pelatihan personal branding ini sangat penting karena kita ingin menjadi ormas pelopor.
Kata Rita, yang namanya pelopor itu pasti terdepan, pasti duluan. Oleh karena itu, sebelum orang lain melakukan, kita dahulu yang melakukannya.
Dimulai dari saling mengenali dan mengenalkan Salimah di lingkungan dan daerah masing-masing. Dimulai untuk membangun personal branding baik personal branding pengurus itu sendiri sehingga melekat ke Salimah.
Setiap daerah juga harus memiliki program unggulan, dengan program unggulan itulah semua pengurus bisa bergerak ke masyarakat. Dan dengan branding yang dikemas dengan baik agar mudah diterima manfaatnya dengan masyarakat.
Sedangkan dalam pemaparan materinya Yuli Ambarwati menyampaikan bahwa sebagai seorang muslimah dan alam hal ini Salimah wajib memiliki branding dirinya.
Branding adalah sesuatu yang sederhana, mudah diingat, dan original. Seperti Nabi Muhammad SAW memiliki branding dengan sebutan al amin.
Tidak hanya keluar dari mulut, tetapi dari hati. Semua sikap dan tingkah mencerminkan pribadinya. Dalam personal branding sendiri ada 4 hal yang menjadi kuncinya. Yaitu menarik, otentik, konsisten, dan mudah dikenal banyak orang.
Tujuan personal branding sebagai media untuk memengaruhi orang lain mengenai persepsi diri individu dan juga mengenalkan keunikan serta kemampuan yang lebih unggul.
Kemudian memberitahu orang lain tentang identitas, keunikan, kemampuan serta yang menjadikannya berbeda dan bernilai, untuk menampilkan kesan jika individu tersebut merupakan solusi pemecahan masalah yag dibutuhkan, dan merangsang persepsi orang lain mengenai nilai serta kualitas diri.
Cara membangun personal branding sendiri ada berbagai macam di antaranya cari tahu passion serta tujuan, tentukan nilai, jangan berbohong, bangun konten bermanfaat, ciptakan dampak positif, dan jangan ditunda lagi dimulai dari sekarang.
Seluruh peserta sangat antusias mengikuti pelatihan hingga sore hari, terbukti dengan banyaknya tanya jawab dan diskusi yang dibangun oleh peserta dan pemateri. []
