Kegiatan Salimah Lamsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalianda – PC Salimah Kalianda Lampung Selatan mengadakan kegiatan rutin Sekolah Lansia Salimah (Salsa) dan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhamnad saw 1445 Hijriah, Sabtu, 30/9/2023 di Aula Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Way Lubuk, Kalianda, Lamsel. Tema yang diangkat adalah “Alquran sebagai obat bagi lansia”.
Acara ini dihadiri oleh Marliani Jumahono, Ketua PC Salimah Kalianda Lampung Selatan beserta jajaran pengurus, Nurrohmah (ketua PRa Salimah Way Lubuk) beserta jajaran pengurus, puluhan peserta, Dewi Anggraini dan Ira Devina mewakili dari UPT Puskesmas Way Urang, Desi Wahyuni (bidan desa), anggota Majelis Taklim Nurul Hidayah, anggota Majelis taklim Nurul Khomsah, dan anggota Majelis Taklim Nurul Yaqin.
Marliani Jumahono menyampaikan, lansia diharapkan dapat produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola pikir yang sehat, pola makan yang sehat dan melakukan kegiatan yang positif.
Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan cek kesehatan peserta oleh tim kesehatan Puskesmas Kalianda Lampung Selatan dan dilanjutkan dengan mengaji bersama secara bergantian.
Kegiatan ini juga diisi tausiyah oleh Ustazah Irda Musmidalwati tentang Alquran sebagai obat bagi lansia.
Ia menyampaikan penjelasan tentang surat Al Isra’ ayat 82 tentang Alquran sebagai obat.
Ia menjelaskan bahwa Alquran juga sebagai penyembuh dari segala macam penyakit melalui surat Al Fatihah dan As Syuro ayat 80. Penyembuhan dapat melalui 2 surat tersebut asalkan kita yakin kepada Allah swt.
Selain itu ia juga menyampaikan tentang tingkatan mengenal Alquran antara lain membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan.
Ia juga menyampaikan tentang keutamaan membaca Alquran yaitu mendapat syafaat di hari kiamat, menjadi sebaik-baik manusia karena sebaik baik manusia adalah orang yang belajar Alquran dan mengamalkannya dan mendapatkan pahala yang lebih bagi orang yang membaca Alquran yang masih terbata-bata baginya dua pahala.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian hadiah bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari ustazah.
“Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi para lansia dan dapat terus berlanjut,” tutup Marliani. [Aan Saputri/Sallimah Lamsel]
