Penglepasan siswa sekolah menjahit LAZDAI Lampung angkatan ke-3. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung kembali mewisuda (penglepasan) siswa kelas menjahit yang telah selesai masa belajarnya dan sudah mampu memberdayakan diri dalam bidang fashion.
Acara penglepasan dilaksanakan di Aula Kantor Layanan LAZDAI Gunungterang, Bandar Lampung. Acara dihadiri Ketua Yayasan LAZDAI Lampung Yusuf Effendi bersama tim LAZDAI, tutor menjahit, dan tutor tahfidz serta siswa kelas menjahit sejumlah 8 orang.
Kelas menjahit merupakan kelas gratis untuk mendidik anak-anak remaja dan muda dari keluarga dhuafa agar mampu memberdayakan diri dalam bidang fashion. Dengan output “saleh, berdaya, dan mandiri”, diharapkan mereka mampu menjadikan lipat ganda kebaikan dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan kepada LAZDAI.
Kelas komputer dan menjahit LAZDAI difasilitasi secara gratis agar siswa dapat manfaat ilmu tanpa harus terbebani dengan biaya yang mahal.
Pesan dari Ketua Yayasan Yusuf Efendi agar setiap siswa yang lulus ini dapat memberikan kontribusi kebaikan bagi keluarga, bangsa, dan negara dengan kemampuan menjahitnya.
“Dan yang terpenting semua kebaikan dilakukan dengan niat lurus dan rasa bahagia,” tuturYusuf Effendi.
Direktur RPD Joni Warman juga menyampaikan pesan, amalan ibadah dan aktivitas menjahit jangan berhenti selesai wisuda saja, tapi lakukanlah terus secara konsisten dan selalu tingkatkan kemampuan sampai menjadi pribadi yang benar-benar mandiri.
Acara diakhiri dengan doa dan ramah tamah serta sesi foto.
“Terima kasih kepada donatur LAZDAI terkhusus PT PNM Mekaar Regional Bandar Lampung dan MAZISKA PT IPC TPK Lampung. Semoga Allah balas dengan kebaikan berlipat, diberkahi amal dan aktivitas kita semua,” kata Yusuf Efendi. []
