Rudy. | Putu
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) Rudy, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) dalam penyampaian visi dan misinya.
Menurutnya, reputasi internasional mustahil dicapai tanpa membenahi kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan (tendik) terlebih dahulu.
Hal tersebut disampaikan Rudy saat tampil dalam agenda Sosialisasi Bakal Calon Rektor Unila (Kunjungan ke Fakultas) yang digelar di Gedung D Fakultas Hukum, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini memberikan alokasi waktu penyampaian visi dan misi selama 7 menit bagi setiap bakal calon rektor.
Di hadapan para civitas akademika Fakultas Hukum (FH), Rudy menjelaskan bahwa konsep pembangunan yang diusungnya dirangkum dalam jargon RISE (Resilient, Innovative, Sustainable, Excellent) dengan spirit “Dari Kesejahteraan Menuju Reputasi Internasional”.
”Unila harus memberikan dampak yang besar bagi dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Riset yang berdampak dan target go international itu impossible tanpa adanya dosen yang sejahtera,” tegas Rudy.
Ia menjanjikan program strategis berupa pemastian kenaikan remunerasi dosen hingga 100 persen dari kondisi saat ini, yang menurutnya sangat memungkinkan secara regulasi di bawah Keputusan Menteri Keuangan.
Selain peningkatan penghasilan, Rudy juga menyiapkan program pendampingan khusus bagi dosen untuk mempercepat kenaikan pangkat akademik dan penyelesaian sertifikasi dosen.
”Banyak dosen yang 5 sampai 10 tahun tidak naik pangkat. Melalui program pendampingan ini, kita bantu dosen-dosen kita agar karier akademiknya melesat tanpa terkendala administrasi,” tambahnya.
Tak hanya bagi tenaga pengajar, perhatian juga diberikan kepada mahasiswa, Rudy berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui peningkatan kuota beasiswa, termasuk bagi mahasiswa kurang mampu, masyarakat asli Lampung, serta warga yang berdomisili di Lampung. [Putu Suati Kartika Dewi]

Tinggalkan Komentar Anda