Hamzah. | Najwa
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) nomor urut 1, Hamzah, menawarkan lima pilar program kerja jika terpilih memimpin Unila periode 2027–2031. Program itu ia paparkan dalam sosialisasi di Gedung D Fakultas Hukum (FH) Unila, Selasa, 20 Oktober 2026.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri para dosen FH Unila. Hamzah, guru besar FH Unila yang saat ini menjabat Ketua Satuan Pengawas/Pengendali Internal Unila, tampil sebagai pemapar pertama setelah mendapat nomor urut 1 dalam pengundian.
Pada pilar pendidikan dan pengajaran, Hamzah menjanjikan pembaruan kurikulum secara berkala bersama mitra industri. Ia juga akan memperkuat Program Kampus Berdampak, mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI), serta meningkatkan kualitas dosen melalui studi lanjut dan sertifikasi internasional.
Pada pilar penelitian dan inovasi, ia akan membentuk pusat unggulan riset tematik strategis di bidang pertanian tropis, kemaritiman, energi terbarukan, hukum, dan kesehatan. Ia juga menyiapkan insentif publikasi ilmiah dan paten, percepatan hilirisasi hasil riset menjadi produk terapan dan kebijakan publik, serta penguatan jejaring riset nasional dan internasional.
Pada pilar pengabdian kepada masyarakat, program difokuskan pada wilayah Provinsi Lampung. Programnya meliputi desa binaan berbasis teknologi tepat guna, KKN tematik yang terintegrasi dengan isu strategis daerah, pendampingan UMKM dan koperasi lokal, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan berbasis data empiris.
Pada pilar tata kelola dan kelembagaan, Hamzah menawarkan digitalisasi menyeluruh layanan akademik dan administrasi, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), reformasi birokrasi yang responsif dan melayani, serta penguatan kemandirian institusi menuju tata kelola yang lebih otonom dan profesional.
Sementara pada pilar daya saing lulusan dan kemitraan dunia kerja, ia merancang akselerasi karier mahasiswa secara bertahap, mulai dari pusat karier dan pengembangan kompetensi, sertifikasi kompetensi standar industri, inkubator bisnis dan kewirausahaan, magang bersertifikat dan penempatan kerja, hingga penguatan kemampuan bahasa asing dan literasi digital.
Targetnya, lulusan siap kerja atau berwirausaha dengan masa tunggu kerja yang semakin singkat.
Di akhir paparan, Hamzah menegaskan bahwa dokumen visi, misi, dan program kerjanya merupakan komitmen intelektual dan moral.
“Dokumen ini bukan sekadar syarat administratif. Ini adalah cetak biru untuk membawa Universitas Lampung tumbuh progresif, inklusif, dan berdampak nyata,” ujarnya.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari tahap penyaringan Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila periode 2027–2031. Pada 29 Oktober 2026, Senat Unila dijadwalkan menilai dan menetapkan tiga calon rektor dalam rapat senat tertutup.
Pemilihan dijadwalkan pada November–Desember 2026, dengan penetapan dan pelantikan rektor terpilih pada 18 Januari 2027. Jadwal pemilihan dan pelantikan masih bersifat tentatif. [Najwa Kamila Faradisa]

Tinggalkan Komentar Anda