Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM (tiga kanan) menyerahkan cenderamata kepada Kepala SMAN 1 Kota Metro. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Metro – Dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM kemarin melakukan pengabdian kepada masyarakat skema sekolah binaan di SMAN 1 Metro.
Wakil Rektor Bapak Dr H Mahathir Muhammad SE MM beserta rombongan diterima dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah Drs Awet Setiawan Widoyoko MPd didampingi ketua komite sekolah, penasihat hukum, dan wakil keppala sekolah bidang kurikulum.
Adapun pemateri dan materi yang disampaikan pada kegiatan ini adalah “merakit drone sederhana” oleh Akhmad Jayadi, M.Cs. dan Pajar Kharisma, M.Cs.
Materi “merakit pesawat sederhana” oleh Try Susanto, M.Cs., materi “metaverse for education” oleh Ade Dwi Putra, M.Kom. dan Donaya Pasha, M.Kom.
Adapun materi “game for education” diberikan Ade Surahman, M.Kom., Yuri Rahmanto, M.Kom., dan Yusra Fernando, M.Kom.
Dalam pembelajaran, Universitas Teknokrat membawa laptop hibah Kemdikbudristek RI yang didistribusikan oleh LLDikti Wilayah II untuk digunakan oleh siswa dalam pembelajaran inovasi teknologi.
Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa Teknokrat dalam program ini. Ia senang siswanya mendapat ilmu dan pengetahuan baru. Ia harap ini berguna untuk siswanya selepas lulus nanti.
Kepala Sekolah mengapresiasi program ini. Ia mengatakan, skema sekolah binaan Teknokrat ini makin mendekatkan pengetahuan terbaru soakl teknologi informasi kepada siswa.
Ia berharap, kerja sama dengan Teknokrat bisa diteruskan di masa mendatang. Ia yakin, dengan skema ini, kualitas siswanya akan meningkat.
Ia menilai, siswanya sangat antusias dengan kedatangan tim Teknokrat ini. Mereka bisa mempraktikkan penggunaan teknologi informasi dalam beragam bidang.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM juga senang pihaknya bisa mengadakan pengabdian di SMAN 1 Kota Metro. Ia mengatakan, sekolah ini adalah salah satu yang terbaik di Lampung.
Mahathir menjelaskan, pengabdian ini memang bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa terhadap perkembangan teknologi informasi terbaru. Dengan demikian, siswa mendapat pembaruan informasi yang berguna untuk kehidupannya.
Mahathir mengemukakan, skema sekolah binaan memungkinkan siswa mendapat pengetahuan teknis terhadap banyak hal. Ia meyakini hal ini membuat siswa makin terampil dan siap menuju jenjang perguruan tinggi pascalulus.
Teknokrat, ujar Mahathir, adalah PTS terbaik di ASEAN. Sebab, ada banyak penilaian yang dilakukan dan menempatkan kampus ini sebagai yang terbaik di ASEAN.
Ia mengemukakan, Teknokrat unggul dalam banyak bidang, misalnya, bahasa Inggris, robotik, dan olahraga.
Khusus olahraga, ia mengatakan, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX yang baru lalu, semua mahasiswa Teknokrat meraih medali pada banyak cabang, misalnya kick boxing, wushu, hapkido, basket, panahan, renang, karate, pencak silat, dan lainnya.
Mereka, kata Mahathir, mewakili masing-masing daerah asalnya. Teknokrat, kata dia, merupakan PTS paling banyak menyumbangkan atlet untuk Porprov lalu. []
