Pelatihan pembuatan tusuk sate. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – PT Tambang Batubara Bukit Asam (PT BA Tbk) Unit Pelabuhan Tarahan bekerja sama dengan Laznas IZI Lampung pada Kamis 22/9/2022 mengadakan pelatihan pembuatan tusuk sate yang dikhususkan bagi para lansia.
Kegiatan pelatihan yang dikemas dalam “Program Pemberdayaan 1000 Lansia” ini diadakan di Sentra Industri Tusuk Sate Paguyuban Krajan Sidomulyo Lampung Selatan dan dihadiri 10 orang pendamping.
Mereka mendapat pelatihan dari Samadi, seorang perajin tusuk sate yang telah lama berkecimpung didalam bisnis pembuatan dan penjualan tusuk sate.
“Tujuan kegiatan pelatihan ini dalam rangka mengajarkan para pendamping bagaimana cara membuat tusuk sate. Setelah mengikuti pelatihan diharapkan mereka bisa mentransfer ilmunya kepada para lansia peserta program,” kata Agus Rin Wirawan, Kepala Perwakilan IZI Lampung.
“Para lansia yang mengikuti program ini nantinya dikelompokkan dan masing-masing kelompok dibimbing seorang pendamping. Mereka yang ikut pelatihan inilah yang nantinya mengajarkan cara membuat tusuk sate kepada para lansia di kelompoknya masing-masing,” kata Agus Rin.
Salah satu pendamping yang ikut dalam program ini mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut dalam pelatihan pembuatan tusuk sate.
“Saya senang sekali bisa ikut dalam pelatihan ini karena jadi bisa tahu bagaimana caranya membuat tusuk sate,” ujar Sugeng, warga Umbul Keong II.
Program pemberdayaan yang berasal dari dana CSR PT BA ini menargetkan 1.000 orang lansia yang bisa ikut dan terekrut sebagai peserta.
“PT BA dan IZI memang mengkhususkan program ini bagi para lansia. Harapannya meskipun diusia senja mereka masih bisa beraktivitas, berproduktivitas dan tidak berdiam diri saja sehingga bisa mengurangi kerentanan risiko sakit di masa tua,” jelas Agus Rin.
“Di samping itu juga dengan adanya program ini bisa menambah penghasilan bagi para lansia dari hasil penjualan tusuk sate yang mereka buat,” jelasnya.
Dalam pembuatan tusuk sate para lansia yang ikut Program Pemberdayaan 1000 Lansia ini nantinya akan dibantu dengan menggunakan alat sederhana sehingga mereka tidak terlalu mengalami kesulitan dalam membuatnya. [Adriansyah/IZI Lampung]
