Diyah Astuti
WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Model asal Lampung, Diyah Astuti, baru saja menyelesaikan sesi pemotretan terbaru untuk pembuatan composite card atau compcard.
Langkah ini diambil untuk memperbarui data diri resmi guna memenuhi kebutuhan audisi dan portofolio ke berbagai brand mode maupun kecantikan.
Compcard sendiri berfungsi sebagai kartu nama digital atau alat pengenalan diri awal bagi seorang model kepada calon klien.
Detail Foto dalam Compcard
Dalam sesi pemotretan kali ini, Diyah menyiapkan beberapa format visual standar industri modeling, antara lain:
- Foto utama (wajah tampak jelas).
- Foto sudut depan (front angle).
- Foto sudut samping (side angle).
- Variasi pose tubuh penuh (full body).
Alur Kerja dan Penentuan Honor Model
Pembuatan compcard ini tidak menjadi acuan atau pengikat harga komitmen kerja seorang model. Kartu ini murni berguna agar brand dapat melihat karakter fisik model terlebih dahulu.
Jika pihak brand tertarik dengan profil Diyah, proses akan berlanjut ke tahap negosiasi honor. Besaran nilai kontrak tersebut bersifat fleksibel dan ditentukan oleh tiga faktor utama:
- Jenis pekerjaan: Apakah berupa foto produk, peragaan busana (runway), atau promosi (endorsement).
- Durasi dan lokasi: Menghitung total waktu kerja serta letak geografis tempat syuting.
- Hak cipta visual: Batasan penggunaan foto, contohnya penayangan di Instagram selama satu bulan atau papan reklame (billboard) nasional selama satu tahun.
Melalui sistem kerja ini, Diyah memiliki hak penuh untuk menyetujui atau menolak tawaran kerja sama jika tidak mencapai kesepakatan harga yang sesuai. []

Tinggalkan Komentar Anda