Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

PMII Ushuluddin UIN Raden Intan Lampung Halalbihalal dan Temu Alumni Lintas Generasi

PMII Ushuluddin UIN Raden Intan Lampung Halalbihalal dan Temu Alumni Lintas Generasi

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Ushuluddin Komisariat UIN Raden Intan Lampung halalbihalal. | Dokumentasi

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Ushuluddin Komisariat UIN Raden Intan Lampung halalbihalal. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ushuluddin Komisariat UIN Raden Intan Lampung menggelar halalbihalal dikemas sarasehan temu kangen alumni lintas generasi ditutup dengan potong tumpeng.

Kegiatan dilaksanakan di kantor PWNU Lampung Kelurahan Kampungbaru, Kecamatan Labuhanratu, Ahad, 15/5/2022.

Dalam sarasehan itu, Purna Irawan, alumni angkatan 1990/1991  PMII Rayon Ushuluddin mengatakan, kader harus tetap bergerak selama masih diberi nikmat sehat.

Ia mengatakan, jangan pernah berhenti untuk melakukan dan berbuat yang terbaik.

“Diawali dengan niat, serta kemauan yang tinggi, manajemen yang baik serta pengetahuan, tentu Allah SWT memberikan sesuai  dengan perjuangan dan ikhtiar,” kata Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Lampung ini.

Ia memotivasi kader PMII agar menjadi yang terbaik selama menjalani proses sebagai mahasiswa.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah nasib mereka sendiri,” ujarnya mengutip ayat Alquran.

Ia mengatakan, milikilah prinsip dengan banyak jalan akan banyak melihat.

Dengan banyak bergaul, akan banyak kawan.

“Miliki juga skill dan akhlak yang baik,” ujarnya.

Pemaparan selanjutnya disampaikan Edi Sudrajat dari angkatan 1996.

Kader PMII, kata dia, harus terus berdiaspora, mampu berkolaborasi dengan semua jaringan dan mitra.

“Sekarang beda tantangan dengan dulu, baik situasi dan masalah. Kader PMII jangan pernah menyerah, berkarya, teruslah menulis, mengukir sejarah untuk generasi masa depan,” jelasnya.

Sudibyo Putra, alumni lainnya, menambahkan, peradaban paling utama adalah pikiran. Pikiran tak berarti tanpa kenyataan.

Ia mengatakan, kader di level struktur rayon harus berani dan kritis untuk mengingatkan komisariat atau cabang jika kegiatan vakum.

“PMII adalah organisasi kaderisasi yang seharusnya terjaga proses estafet kepemimpinan,” kata anggota DPRD Bandar Lampung tersebut.

Sementara itu, Ketua Rayon Rengga Jean Miske menyampaikan terima kasih  bahwa acara temu alumni dan halalbihalal dapat berjalan lancar.

Selain itu, hal penting yang perlu diketahui, pada momentum ini disepakati pembagunan sekretariat PMII Rayon Ushuluddin yang akan dibangun di sekitar kampus UIN.

Hadir dalam acara tersebut Rifai Aly,  Mayrozi, David Rifai, Bram Oktavian, Kholid, Idris Afandi, Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung Juli Ardianto, dan Ketua Komisariat UIN RIL Syafriansyah. [Rifai Aly]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda