Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Pidato Kolaborasi Muhadarah Kubra, Esensinya Latih Mahasantri Berani Bicara di Depan Publik

Pidato Kolaborasi Muhadarah Kubra, Esensinya Latih Mahasantri Berani Bicara di Depan Publik

Pidato kolaborasi muhadarah kubra. | Dokumentasi Mahad

Pidato kolaborasi muhadarah kubra. | Dokumentasi Mahad

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Salah satu penampilan pada Muhadarah Kubra di Asrama 1 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung pada Sabtu malam lalu, 2/12/2023 adalah pidato kolaborasi.

Namun, pidato kolaborasi kali ini berbeda layaknya forum diskusi. Nama forum tersebut sangat menarik yakni “ngopi berad” (ngobrol pintar bersama mahad). Tema yang diangkat adalah membina ilmu, menyempurnakan akhlak.

Tema ini diangkat dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Poin penting yang dibahas terkait pendidikan, etika, guru, dan murid.

Pidato kolaborasi terdiri dari 3 narasumber dan 1 moderator dengan menggunakan bahasa yang berbeda, yaitu Arab, Inggris, dan Indonesia.

Tiga narasumber tersebut ialah Iis Khoirunnisa sebagai Ukhti Nisa perwakilan pelajar dari Madinah, kemudian Elya sebagai Sister Jenny dari Inggris, dan Bung Iskandar sebagai perwakilan guru se-Indonesia.

Elvy sebagai moderator yang memandu jalannya pidato kolaborasi tersebut. Pidato kolaborasi ini merupakan ciri khas muhadarah untuk mahasantri Ma’had Al Jami’ah dan merupakan penampilan wajib.

Melalui pidato kolaborasi ini, mahasantri dilatih berbicara di depan orang banyak lanyaknya seorang dai yang sedang berdakwah. Sebelumnya, mereka telah dibekali teknik berdakwah dan menyampaikan pesan dakwah dengan maksud mereka memiliki keberaniaan untuk berbicara di depan publik. [Iis Khoirunnisa]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda