Berita Foto Bisnis

Perumnas Bandar Lampung Gelar Open House Kredit Tapera, Peminat di Pesawaran Residence Membeludak

Perumnas Bandar Lampung Gelar Open House Kredit Tapera, Peminat di Pesawaran Residence Membeludak

Perum Perumnas Bandar Lampung hari ini membuka open house kredit rumah melalui Program KPR Tapera BTN  di Perumahan Pesawaran Residence. | Sugiono

Perum Perumnas Bandar Lampung hari ini membuka open house kredit rumah melalui Program KPR Tapera BTN  di Perumahan Pesawaran Residence. | Sugiono

Wartalampung.id, Pesawaran – Perum Perumnas Bandar Lampung hari ini membuka open house kredit rumah melalui Program KPR Tapera BTN  di Perumahan Pesawaran Residence, Sabtu 22/5/2021 di Jalan Kurungan Nyawa Km 13, Gedongtataan, Pesawaran.

Program KPR Tapera ini diburu peminat. Tujuan acara ini adalah mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah rakyat.

Sejak dibuka  pukul 08.00  sampai 17.30 WIB, Marketing Gallery Perumahan Pesawaran Residence diserbu masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) yang ingin mendapatkan kesempatan cepat memiliki rumah program   pemerintah tersebut.

Manajer Proyek Perumnas Bandar Lampung Antaria Dwi Nugroho menjelaskan, hari ini dilakukan open house di mana para ASN yang datang sudah dihubungi oleh pihak BP Tapera untuk menentukan lokasi rumah dan pemberkasan rumah yang akan dipilih.

Antaria Dwi Nugroho mengatakan, KPR Tapera merupakan proyek inisiasi penyaluran pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat berkolaborasi dengan BP Tapera dan Bank BTN serta Perumnas.

Ia menjelaskan,  ini merupakan proyek perdana KPR Tapera di Indonesia dan  Perumahan Pesawaran Residence sebagai proyek percontohan yang puncak pelaksanaannya pada 27 Mei 2021 . Pada tanggal 27 Mei itu juga akan dilaksanakan pencanangan sekaligus akad perdana dan akad secara massal bagi calon konsumen.

Pihak Perum Perumnas mengajak semua ASN yang masuk  Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk dapat memanfaatkan program rumah bersubsidi dari pemerintah ini.

Dalam program ini, kata Antaria, banyak sekali keuntungan dan kemudahan yang didapatkan, yakni rumah langsung bisa dihuni, bebas biaya notaris dan BPHTB,  uang muka hanya Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp15 juta.

Menyambut program pemerintah tersebut, pihaknya juga telah menyiapkan  sebanyak 233 unit rumah dengan lokasi yang strategis ditunjang akses jalan sudah di-paving block.

Kemudian terdapat 3 cluster yang sudah disiapkan oleh Perumnas di Perumahan Pesawaran Residence yaitu Bedaru, Candana, dan Flamboyan dengan tipe 36 dan luas tanah 72 dan 84 meter persegi.

Lucky Arfiansyah, perwakilan BP Tapera, mengatakan, Provinsi Lampung sebagai proyek percontohan program KPR Tapera bekerja sama dengan BTN dan Perum Perumnas.

Selain Pemkab Pesawaran, untuk mendukung Program KPR Tapera, pihaknya  juga menggandeng Pemprov dan  Pemkot Bandar Lampung guna mempercepat pemenuhan kebutuhan  rumah bagi ASN di provinsi ini.

Program KPR Tapera 2021 ditargetkan sebanyak 51 ribu rumah se-Indonesia.

“Untuk pertama ini kami fokuskan di Lampung. Kebetulan Lampung ini agak luar biasa  mendapatkan kesempatan pertama sebagai pilot prroject-nya” ujarnya.

Kemudian, kata Lucky, pihaknya mendorong agar dari 233 unit rumah, dapat terserap oleh masyarakat sehingga nantinya dapat diperluas lagi sampai bulan Desember untuk mencapai target 51 ribu.

Menurut Lucky, mengapa Lampung perdana pelaksanaan KPR Tapera, karena PNS di Lampung menurut data dari BP Tapera, banyak yang belum memliki hunian. Juga dilihat dari sisi kesiapan Bank BTN dan Perum Perumnas.

Menurutnya, jika pola ini berhasil, program yang di Lampung akan diduplikasi ke daerah daerah yang lain dengan berbagai penyempurnaan.

Ke depan, jelas Lucky, bukan hanya anggota BP Tapera saja, melainkan semua lapisan masyarakat dapat menikmati program tersebut.

“Rencananya tahun depan kami sudah melaksanakan perluasan kepesertaan. Ini mencakup peserta dari  BUMN, BUMD, pegawai swasta, dan pekerja mandiri,” terangnya.

Dia mengimbau kepada ASN agar dapat memanfaatkan program ini karena berbagai kemudahan yang didapat dan dengan bunga yang rendah dan jangka pembiayaan waktu yang cukup panjang. [Sugiono]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda