KH Nurkholis Al Maulani. | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung-Pemasangan karangan bunga ucapkan selamat atas terpilihnya KH. Said Aqil Siradj pada Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung, membuat geram ketua-ketua GPNU (Gawage/Gus Gus Penjaga Nahdlatul Ulama) KH Nurlholis al Maulani.
Menurutnya, papan bunga bertuliskan selamat atas terpilihnya Said Aqil Siradj ebagai Ketua PBNU dari ketua PWNU Jawa Timur pada Muktamar sangat mengganggu dan mengusik.
Dirinya mengaku tidak mengetahui dari mana asal usul karangan bunga tersebut. Bahkan dia menyebut jika papan ucapan tersebut berasal dari makhluk astral.
“Mungkin ini dari setan atau dari Iblis,” ucapnya.
Dia menegaskan, jika pelaksanaan pemilihan belum dilaksankan akan tetapi muncul karangan bunga seperti itu.
“Saya sudah mengorfirmasi ke Ketua PWNU Jawa Timur Kiaii Marzuki Mustamar belum pernah mengeluarkan tulisan ucapan selamat pada salah satu calon yang akan digelar pada makan hari ini atas nama ketua PWNU Jawa Timur,” terangnya.
Dia beranggapan jika tulisan tersebut merupakan tulisan yang dinilai keji. Yang pertama menghancurkan Ketua PWNU Jawa Timur. Jika tidak sesuatu, ketua PWNU Jawa Timur bisa dinonaktifkan.
Bahkan tindakan oleh oknum yang mengirim papan ucapan tersebut dianggap perbuatan keji. Pada dasarnya PWNU Jawa Timur mengikuti proses konstitusi, ini termasuk perbuatan hoaks alias tidak benar.
Pihaknya juga akan bertindak dengan menuntut siapa yang membuat ucapan tersebut.
“Saya tidak yang lain, terkait dengan ke tau PWNU Jawa Timur karena saya sering mendampingi, beliau sangat terganggu,” jjelasnya. [Sugiono]
