Berita Foto Bisnis

Pedagang di Kampungbaru Universitas Lampung, Pendapatan Bergantung Jadwal Akademik

Pedagang di Kampungbaru Universitas Lampung, Pendapatan Bergantung Jadwal Akademik

Suasana Kampungbaru belakang kampus Unila. | Syifa Fauziah Effendi

Suasana Kampungbaru belakang kampus Unila. | Syifa Fauziah Effendi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kampungbaru adalah sebuah permukiman yang terletak di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, tepatnya di belakang Universitas Lampung (Unila).

Permukiman ini dikenal juga sebagai kampung mahasiswa karena di sana terdapat banyak tempat kos mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah.

Dengan banyaknya mahasiswa yang tinggal di Kampungbaru membuat banyak peluang bisnis. Salah satunya para pedagang makanan yang ada di sini.

Heri, seorang pedagang minuman, adalah salah seorang yang merasakan keuntungan dari banyaknya mahasiswa yang ada di Kampungbaru. Ia berkata, dirinya menjual berbagai minuman, seperti es campur, es duren, es kuwut, alpukat susu, dan lainnya seharga Rp5.000.

”Banyaknya mahasiswa yang ada di Kampungbaru ini sangat membawa rezeki bagi saya karena hanya dengan berjualan minuman seharga lima ribu saya bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya,” ujar Heri.

Hal itu membuktikan bahwa mahasiswa sangat berpengaruh dengan pendapatan para pedagang di sini. Pemasukan Heri sangat bergantung pada jadwal akademik kampus Unila.

‘Saya berjualan es setiap hari mulai jam sepuluh pagi sampai malam tergantung habisnya dagangan. Kalau hari biasa dan cuaca panas, bisa cepat habis. Tapi kalau hujan, bisa sampai malam,” tambah Heri.

Selain itu, hari libur mahasiswa juga sangat berpengaruh. Saat libur semester, misalnya, hampir semua mahasiswa Unila yang ada di Kampungbaru pulang kampung sehingga daerah ini sepi. Para pedagang juga biasanya mengurangi stok dagangan.

”Kalau libur semester lebih berpengaruh lagi karena mahasiswa sepi sehingga saya mengurangi varian minuman dari tujuh menjadi empat jenis saja,” tutupnya. [Syifa Fauziah Effendi, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda