Pelatihan penyembelihan hewan kurban PCNU Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sebanyak 200 peserta utusan dari masjid se-Kota Bandar Lampung mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban, Sabtu, 24/6/2023 di Gedung Semergow kompleks Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut atas kerja sama ISPI Cabang Lampung bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) PCNU Kota Bandar Lampung serta didukung penuh Pemerintah Kota setempat.
Kegiatan tersebut dimaksudkan agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban di masjid-masjid se-Kota Bandar Lampung semakin meningkat kualitasnya baik dari sisi syariat maupun dari sisi kesehatan dan kesejahteraan hewannya, serta kemaslahatannya.
Dalam penyampaian laporannya, ketua panitia Husnudin yang juga Ketua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) menyampaikan, kegiatan ini merupakan rintisan penghidmatan LTMNU Kota Bandar Lampung yang bekerja sama dengan ISPI Cabang Lampung.
Ia mengatakan, kegiatan ini untuk menghadirkan pengetahuan dan informasi tentang pelaksanaan penyembelihan kurban yang baik dari para narasumber yang berlatar profesi sesuai keahliannya.
“Pelatihan ini merupakan kegiatan perdana kami setelah beberapa waktu yang lalu kami dilantik oleh PCNU Kota Bandar Lampung,” ujar Husnudin.
Sementara itu, Ketua ISPI Wilayah Lampung, Aris Susanto berharap, agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Serta dapat terus dilaksanakan,” ungkap alumni Jurusan Peternakan Unila itu.
Ia mengatakan, pengetahuan tentang kesehatan daging kurban dari penyakit LSD maupun penyakit mulut dan kuku (PMK) penting diketahui masyarakat.
“ISPI dan Veteriner terbatas. Maka dari itu, kami perlu mensosialisasikan masalah penyakit LSD dan PMK kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua PCNU Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo mengajak, kepada para peserta agar bersama-sama terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penyembelihan kurban, terutama dari aspek pendistribusian daging.
Ia menilai, selama ini terjadi ketimpangan, ada wilayah tertentu pelaksanaan kurbannya berlimpah terutama di kompleks perumahan kelas menengah ke atas, sementara daerah lain sangat minim.
“Tidak kalah penting dalam kegiatan ini, semoga kita bisa instropeksi dan mengevaluasi dalam distribusi daging kurban supaya lebih merata dan bermaslahat bagi kaum duafa,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Iwan Ginawan, forkompimda Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), pengurus Muhammadiyah, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Lampung, dan jajaran PCNU Kota Bandar Lampung. []
